7 Kesalahan Terbesar Terkait Parenting yang Bisa Hancurkan Mental Anak

Indotnesia

Minggu, 05 Maret 2023 | 15:46 WIB
7 Kesalahan Terbesar Terkait Parenting yang Bisa Hancurkan Mental Anak
Orang tua harus memahami cara mendidik anak yang baik agar tidak menghancurkan mental mereka di masa depan. (Pexels/August de Richelieu)

Indotnesia - Mendidik anak bukanlah perkara yang mudah. Padahal, ilmu parenting yang baik harus dimiliki setiap orang tua agar kelak anak-anak mampu bersekolah dan menggapai impian.

Melansir CNBC, ada 7 kesalahan terbesar orang tua terkait parenting yang justru bisa menghancurkan mental anak menurut terapis Tracy Hutchinson, PhD, LMHC,. Apa saja? Berikut selengkapnya:

1. Tidak Membiarkan Anak Mengekspresikan Emosinya

Anak-anak perlu mengekspresikan dan membicarakan emosi mereka. Ucapan seperti "jangan terlalu sedih", "nggak boleh cengeng", atau "itu bukan masalah besar" justru membuat mereka berpikir perasaan itu tidak penting.

Apa yang sebaiknya orang tua lakukan? Sebagai contoh, kalau anak mengalami ketakutan terhadap hal-hal tertentu, coba katakan "Aku tahu kamu sedang ketakutan sekarang".

Lalu tanyakan kepada mereka apa yang menurut mereka akan membuat mereka merasa lebih baik. Cara ini mengajari mereka bagaimana mengelola dan mengatasi emosi sendiri.

2. Selalu Menyelamatkan Mereka dari Kegagalan

Memang sebagai orang tua ada perasaan tidak tega untuk melihat anak harus mengalami kegagalan. Tapi justru ini bisa menjadi bumerang bagi anak.

Kegagalan adalah bagian dari kesuksesan. Kalau anak nggak dikasih kesempatan untuk belajar dari kegagalan, mereka nggak akan pernah mengembangkan ketekunan yang diperlukan untuk bangkit.

baca juga

3. Memanjakan Anak secara Berlebihan

Anak-anak memang menyukai hadiah dan orang tua suka memberikannya kepada mereka. Tapi penelitian menunjukkan kalau orang tua memberikan apa pun yang anak inginkan, justru mereka kehilangan keterampilan yang berkaitan dengan kekuatan mental, seperti disiplin diri.

Orang tua bisa mengajari anak-anak untuk belajar mengendalikan diri dengan menetapkan aturan yang jelas, seperti menyelesaikan PR sebelum menyentuh smartphone. 

Cara lain misalnya menambah uang saku anak yang telah membantu pekerjaan rumah sehingga mereka dapat membeli barang sendiri dengan uangnya.

4. Mengharapkan Kesempurnaan

Sangat wajar kalau orang tua berharap anaknya menggapai cita-cita yang tinggi dan mendapatkan yang terbaik dalam segala hal. Tapi menerapkan standar yang terlalu tinggi bisa menyebabkan masalah kepercayaan diri dan harga diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gejala Sakit Maag Perlu Diwaspadai, Bisa Pingsan Seperti Ardhito Pramono

Gejala Sakit Maag Perlu Diwaspadai, Bisa Pingsan Seperti Ardhito Pramono

Indotnesia | Senin, 13 Februari 2023 | 21:45 WIB

Tips Menghilangkan Bau Badan untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri

Tips Menghilangkan Bau Badan untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri

Indotnesia | Rabu, 08 Februari 2023 | 14:28 WIB

Tips Awet Muda Secara Alami, Lakukan Kebiasaan Ini

Tips Awet Muda Secara Alami, Lakukan Kebiasaan Ini

Indotnesia | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:14 WIB

Terkini

Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit

Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:22 WIB

VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam

VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:19 WIB

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan

Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan

Entertainment | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi

Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:09 WIB

Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang

Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang

Opini | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kompetisi Orang Paling Menderita

Kompetisi Orang Paling Menderita

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:06 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB