Jangan Sampai Kecanduan, Begini Cara Berhenti Merokok bagi Remaja

Indotnesia Suara.Com
Jum'at, 17 Maret 2023 | 14:58 WIB
Jangan Sampai Kecanduan, Begini Cara Berhenti Merokok bagi Remaja
Sebagai generasi penerus bangsa, remaja harus menghindari rokok dan hidup sehat hingga dewasa. (Pexels/George Morina)

Indotnesia - Berhenti merokok bukanlah persoalan mudah, terlebih bagi mereka yang sudah kecanduan. Perokok di Indonesia tidak hanya dewasa, yang jumlahnya mengalami peningkatan selama 10 tahun terakhir.

Perokok remaja juga menjadi fenomena yang harus segera ditangani. Meski mengalami penurunan, jumlah perokok usia 15-19 tahun di Indonesia termasuk tinggi, yakni 9,98% pada 2021.

Laporan Riset Kesehatan Dasar menyebutkan ada 52,1% perokok yang pertama kali merokok pada usia 15-19 tahun. Merokok dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker, masalah paru-paru, infeksi, dan bahkan kematian.

Sebagai generasi penerus bangsa, remaja harus menghindari rokok dan hidup sehat hingga dewasa. Lalu, bagaimana cara berhenti merokok bagi remaja? Berikut sejumlah tipsnya, seperti dilansir dari Kids Health:

Atur Target

Pilihlah hari di mana kamu akan berhenti merokok. Catat di kalendar dan bilang kepada teman serta orang tua (jika mereka tahu) kalau kamu mau berhenti merokok di hari itu. 

Orang tua dan teman yang baik tentu akan mendukung rencanamu dan membantumu, bahkan mengarahkanmu untuk mendapatkan bantuan.

Buang Rokok

Buang semua rokokmu. Kalau rokok masih ada di sekitarmu, mungkin kamu akan kesulitan lepas dari rokok. Jadi buang semua rokok, korek api, vape, asbak, atau apa pun yang masih berhubungan dengan rokok.

Baca Juga: Bukan Menghindari Mantan Istri, Ini Alasan Tom Cruise Nggak Datang ke Acara Oscars

Cuci Baju

Semua rokok sudah dibuang, maka langkah selanjutnya adalah mencuci baju yang terpapar asap rokok. Kalau kamu merokok di dalam mobil atau ruangan tertentu, jangan lupa juga dibersihkan ya!

Pikirkan Pemicu Kebiasaan Merokok

Coba pikirkan lagi kira-kira apa pemicu kebiasaan merokok. Mungkin saja lingkungan rumah, teman, atau saat kamu minum kopi, dan sebagainya. Renungkan kembali situasi apa yang secara otomatis membuatmu merokok.

Setelah kamu menemukan pemicunya, kamu bisa melakukan beberapa hal, seperti memutuskan rantainya. Misal kamu merokok setelah makan, maka lakukan hal lain setelah makan, contohnya jalan kaki atau ngobrol.

Berikutnya, kamu harus mengubah tempat. Misal, saat kamu pergi bersama ke suatu tempat dengan teman-temanmu yang memicu untuk merokok, maka ganti saja tempat nongkrongnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI