Selain sensasi panas di dada sebagai pemicu asam lambung, hal itu juga dapat dirasakan di daerah tenggorokan sebagai akibat dari tidur setelah sahur.
Kondisi sakit tenggorokan itu disebabkan oleh efek lanjutan refluks asam atau GERD, yaitu ketika katup antara lambung dan kerongkongan tidak menutup sempurna membuat asam lambung mudah naik ke tenggorokan yang dapat menimbulkan sensasi panas.
3. Memicu Serangan Jantung
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa langsung tidur setelah makan dapat memicu peningkatan tekanan darah yang bisa menyebabkan serangan jantung.
Hal itu sama halnya dengan tidur setelah sahur yang dilakukan kurang dari dua jam setelah makan.
Selain dapat memicu serangan jantung, tidur setelah sahur juga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung koroner.
Itulah 3 dampak negatif tidur setelah sahur yang perlu kamu ketahui agar lebih memperhatikan kesehatan tubuh.
Meski sulit untuk mengatasi kantuk, usahakan agar tetap aktif setelah sahur dengan berjalan kaki atau olahraga ringan maupun melanjutkan kegiatan lain, seperti membersihkan dapur.
Dengan tetap aktif bergerak setelah sahur akan membuat fungsi organ-organ tubuh terus aktif dan bermetabolisme dengan baik yang dapat membuat mata semakin segar sehingga mampu melawan kantuk setelah sahur.
Baca Juga: Cara Sehat Menaikkan Berat Badan Selama Puasa Ramadan