Apa Itu Ransomware yang Disebut Jadi Penyebab BSI Mobile Banking Eror?

Indotnesia

Rabu, 10 Mei 2023 | 13:25 WIB
Apa Itu Ransomware yang Disebut Jadi Penyebab BSI Mobile Banking Eror?
Mengenal ransomware yang diduga menyerang sistem layanan BSI. (Freepik)

Indotnesia - Sistem Bank Syariah Indonesia (BSI) mengalami eror sejak Senin malam (8/5/2023) yang mengakibatkan nasabah tidak dapat mengakses semua layanan, mulai dari BSI Mobile Banking hingga menarik dana di teller bank.

Hingga saat ini, Rabu (10/5/2023) sebagian layanan seperti menarik tunai di ATM sudah mulai pulih, tetapi aplikasi BSI Mobile masih belum dapat digunakan.

Menanggapi lama waktu perbaikan sistem layanan, terutama pada aplikasi BSI Mobile membuat sejumlah nasabah menduga adanya serangan ransomware pada sistem keamanan BSI.

“Patut dicurigai ini bukan sekedar Pemeliharaan, melainkan serangan Ransomware para hacker. Di masa mendatang, BSI harus memperkuat sistem keamanan jaringannya, supaya nggak mudah dibobol hacker,” komentar salah satu warganet di Twitter.

“Isunya BSI kena ransomware, makanya sistem error kemarin lama.banget,” ungkap wargaenet lainnya.

Diketahui, ransomware sering digunakan oleh sejumlah kelompok hacker atau peretas dari luar negeri untuk membajak sistem digital suatu instansi maupun organisasi.

Mereka kemudian meminta uang tebusan hingga ratusan miliar kepada korban jika ingin sistem yang dibutuhkan kembali pulih.

Lalu, apa itu ransomware dan bagaimana cara mencegahnya? Simak selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Ransomware?

baca juga

Secara umum ransomware adalah salah satu jenis virus yang menyerang perangkat melalui sistem enkripsi file, yaitu mengolah data menjadi kode yang tidak dapat dibaca oleh perangkat.

Oleh karena itu, pemilik tidak dapat mengakses perangkatnya sebelum data didekripsi, yaitu diolah kembali dari bentuk enkripsi agar dapat dibaca oleh perangkat.

Untuk mendapatkan kode dekripsi membutuhkan proses yang kompleks dan bisa didapat dengan cepat tetapi harus membayar uang tebusan kepada peretas yang membajak perangkat.

Ransomware termasuk salah satu jenis malware yang paling berbahaya, karena dapat membuat sistem perangkat menjadi kacau hingga tidak dapat dioperasikan.

Selain itu, virus ini juga dapat menyebar dan menginfeksi perangkat di sekitarnya, sehingga harus segera ditangani dengan cepat agar tidak kehilangan data penting yang dimiliki.

Akibat serangan ransomware tidak hanya mengakibatkan kerugian dari segi finansial, tetapi juga membuat aktivitas bisnis terhambat hingga ancaman kebocoran data.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya di Indonesia, WhatsApp Eror Juga Terjadi di Berbagai Negara

Tak Hanya di Indonesia, WhatsApp Eror Juga Terjadi di Berbagai Negara

Indotnesia | Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:44 WIB

Ramai Soal Bjorka, Berikut 5 Rekomendasi Film tentang Hacker yang Wajib Ditonton

Ramai Soal Bjorka, Berikut 5 Rekomendasi Film tentang Hacker yang Wajib Ditonton

Indotnesia | Jum'at, 16 September 2022 | 17:47 WIB

Hacker Bjorka Jadi Trending, Disebut Pahlawan Baru oleh Netizen

Hacker Bjorka Jadi Trending, Disebut Pahlawan Baru oleh Netizen

Indotnesia | Minggu, 11 September 2022 | 12:06 WIB

Terkini

Drama Brankas di Kota Jamu: Ketika 'Setoran' Berakhir dengan Rompi Oranye

Drama Brankas di Kota Jamu: Ketika 'Setoran' Berakhir dengan Rompi Oranye

Jawa Tengah | Senin, 13 Juli 2026 | 16:42 WIB

Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:41 WIB

Macet 850 Meter! Pembetonan Jalan Kebon Sirih 'Caplok' Dua Lajur Hingga September

Macet 850 Meter! Pembetonan Jalan Kebon Sirih 'Caplok' Dua Lajur Hingga September

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:39 WIB

Rilis Yo-I-Don! NCT Wish Sebarkan Semangat Memulai Awal Baru Penuh Harapan

Rilis Yo-I-Don! NCT Wish Sebarkan Semangat Memulai Awal Baru Penuh Harapan

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 16:35 WIB

Menteri Bahlil Cerita Lobi-lobi BBM di Afrika: Ada Untungnya Juga Jadi Bolu Ketan

Menteri Bahlil Cerita Lobi-lobi BBM di Afrika: Ada Untungnya Juga Jadi Bolu Ketan

Video | Senin, 13 Juli 2026 | 16:34 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review

4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 16:25 WIB

Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus

Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:24 WIB

Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:21 WIB

Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga

Gunung Anak Krakatau 'Batuk' 19 Kali dalam Sebulan: Selat Sunda Berstatus Siaga

Lampung | Senin, 13 Juli 2026 | 16:16 WIB

×