STOP! Kenali Dampak Bullying Pada Anak

Indotnesia

Selasa, 04 Juli 2023 | 15:02 WIB
STOP! Kenali Dampak Bullying Pada Anak
Bullying punya dampak negatifbterhadap anak. (Freepik/jcomp)

Indotnesia - Perundungan atau bullying di sekolah kembali masif terjadi. Selain penderitaan, dampak bullying pada anak bisa mempengaruhi kesehatan mental

Bullying adalah aktivitas menyakiti orang lain baik secara fisik maupun psikis. Biasanya dilakukan dalam bentuk kekerasan, baik secara fisik, verbal, atau sosial yang berlangsung berulang kali. 

Perundingan biasa dilakukan oleh orang yang lebih tua terhadap yang lebih muda, atau seseorang yang merasa memiliki kuasa. Karena itu, korban bully biasanya sulit menghindarinya. 

Karena itu, para orang tua harus selalu memperhatikan kegiatan dan kondisi anak masing-masing. Selain itu, perlu juga memahami dampak bullying pada anak sebagai berikut. 

Kehilangan rasa percaya diri

Anak-anak atau remaja yang mengalami perundungan cenderung kehilangan kepercayaan diri. Pasalnya, saat dibully dan tak bisa melawan, mereka akan merasa lebah. 

Dampaknya, mereka akan takut untuk melakukan banyak hal, terutama hal-hal baru. 

Mengisolasi diri

Korban bully biasanya akan merasa buruk dan takut. Sehingga kerap kali mereka menghindari diri untuk bersosial bahkan menutup diri, baik terhadap teman di sekolah, teman bermain, maupun keluarga. 

baca juga

Jika hal ini terus berlanjut, maka di masa depan anak tersebut akan sulit menjalin hubungan pertemanan lagi. 

Memunculkan self-criticism

Ketika seorang anak sering mengalami bullying, dia akan mulai berpikir negatif terhadap dirinya sendiri atau self-criticism. 

Mereka akan terpengaruh dengan ejekan verbal yang kerap dilontarkan pelaku. Misalnya soal status sosialnya atau kondisi fisik yang berbeda, dan lain-lain. 

Kesehatan mental terganggu

Secara tidak langsung, anak-anak yang di-bully saat di sekolah akan memiliki kesehatan mental yang buruk. Bahkan sebagian akan merasakan gangguan kecemasan (anxiety), depresi, hingga perilaku menyakiti diri sendiri (self-harm)

Pasalnya, aktivitas perundungan akan membekas atau sulit dilupakan oleh para korbannya. 

Muncul keinginan bunuh diri

Dampak yang paling parah dari kasus bullying yaitu munculnya keinginan bunuh diri terhadap korban. Pasalnya tekanan emosional dan putus asa yang sulit dihadapi dapat memicu pikiran mengakhiri hidup. 

Selain itu, bullying yang dilakukan secara fisik juga bisa menyebabkan korbannya terbunuh. 

Demikian dampak bullying pada anak yang perlu diperhatikan. Selain itu, kenali tingkah atau perubahan perilaku yang terjadi pada anak sebagai bentuk pencegahan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dear Orangtua, Begini Cara Mendidik Anak agar Nggak Jadi Pelaku Bullying

Dear Orangtua, Begini Cara Mendidik Anak agar Nggak Jadi Pelaku Bullying

Indotnesia | Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:18 WIB

Kenali 11 Tanda-tanda Anak Menjadi Korban Bullying

Kenali 11 Tanda-tanda Anak Menjadi Korban Bullying

Indotnesia | Minggu, 21 Mei 2023 | 16:36 WIB

Ciri-ciri Anak Menjadi Korban Bullying yang Perlu Diketahui Orang Tua

Ciri-ciri Anak Menjadi Korban Bullying yang Perlu Diketahui Orang Tua

Indotnesia | Sabtu, 08 April 2023 | 11:55 WIB

Terkini

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden

Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden

Jakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:05 WIB

Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh

Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Antusiasme Anak Muda Malang Tinggi, PDIP Jatim Siapkan RedTalks sebagai Ruang Aspirasi

Antusiasme Anak Muda Malang Tinggi, PDIP Jatim Siapkan RedTalks sebagai Ruang Aspirasi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum

Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:58 WIB

Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu

Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:57 WIB

3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi

3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?

Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:47 WIB

×