Indotnesia - Baru-baru ini heboh soal pernyataan Gisella Anastasia yang terkesan ngarep melakoni adegan ciuman dengan Nicholas Saputra di film 'Melodrama'.
Dalam podcast di YouTube Vindes, mantan istri Gading Marten itu mengaku telah siap dengan adegan ciuman tersebut. Namun, saat syuting berlangsung, sutradara meng-cut bagian tersebut.
Pas giliran syuting lagi, udah dibilang 'pokoknya ini Gisel salah satu yang paling intim sama Nicho. Nanti ada adegan grabak-grubuk segala macem'," ucap Gisel, Selasa (4/7/2023) YouTube Vindes.
'Melodrama' merupakan film musikal garapan Garin Nugroho.
Melansir dari Antara, film 'Melodrama' menceritakan tentang sejarah perfilman dan musik Indonesia dari zaman kemerdekaan sampai sekarang.
" 'Melodrama' berkisah tentang Layar, bintang film populer yang merasa bosan dengan kariernya dan ingin membuat teater musikal berlatar sejarah keluarga yang senantiasa berkait sejarah film Indonesia," Ungkap Garin Nugroho.
Lewat sosok Layar, gambaran tentang sejarah perfilman disajikan. Dia berproses membuat karya dan berimajinasi dalam karakter beragam dari buyut, kakek, hingga ayah.
Dalam film 'Melodrama' nanti, keseluruhan kisahnya dituturkan lewat narasi berbasis buku harian, surat cinta, foto-foto, dokumenter dan lagu-lagu yang membawa Layar ke berbagai era sejarah perfilman Indonesia dalam atmosfer musikal.
Untuk mendukung pemikirannya, Garin akan memilih para pemain 'Melodrama' dan semua aspek pendukung dengan yang terbaik.
Baca Juga: Greta Gerwig Bakal Bikin Dua Film Narnia untuk Netflix?
Selain Nicholas Saputra, ada juga Widi Mulia, Monita Tahalea, Dira Sugandi, Morgan Oey, Amanda Rawles, dan Cindy Nirmala, dan Gisella Anastasia.
'Melodrama' merupakan film musikal pertama Garin Nugroho sebagai sutradara kenamaan Tanah Air.
"Ini adalah film musikal pertama saya. Yang membuatnya jadi menarik adalah saya membawa tema dengan latar belakang sejarah sinema Indonesia, menceritakan sejarah para seniman melalui koreografi dan lagu/musik," ujar Garin.
Karena itu, dia mengharapkan nantinya film ini dapat dinikmati oleh semua kalangan. Mereka bisa melihat banyak dimensi dari apa yang terjadi di sejarah budaya populer melalui kisah cinta melodrama.