Awas! Ini Penyebab Bahaya Konsumsi Daging Hewan Mati

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 05 Juli 2023 | 10:50 WIB
Awas! Ini Penyebab Bahaya Konsumsi Daging Hewan Mati
Konsumsi daging hewan mati bisa membahayakan kesehatan manusia. (Freepik/aleksandralittlelew)

Indotnesia - Ada 85 warga Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta positif antraks. Mereka terinfeksi usai mengkonsumsi daging sapi bangkai

Melansir akun Instagram @beritadiy, ternyata para warga di Gunungkidul bersama-sama menyembelih dan memakan daging sapi bangkai yang terjangkit antraks. Atas kejadian tersebut, 85 orang terinfeksi, 18 orang bergejala, sementara 1 orang meninggal dunia. 

Antraks adalah penyanyi bakterial yang bersifat menular yang dapat menjangkit hewan dan manusia. 

Penyakit ini merupakan zoonosis yang bisa tertular dari hewan ke manusia. 

Mengkonsumsi daging dari hewan yang telah mati alias bangkai memang tidak dianjurkan. Pasalnya, hewan yang sudah mati akan kehilangan antibodi dan menyebabkan munculnya sejumlah bakteri. 

Melansir laman News24, ada sejumlah bahaya mengkonsumsi daging bangkai. 

Keracunan

Matinya seekor hewan dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Bisa jadi itu mati karena digigit ular berbisa, mengkonsumsi makanan beracun, atau terkontaminasi zat berbahaya. 

Karena itu, sangat tidak disarankan mengkonsumsi daging hari hewan yang tidak diketahui asalnya atau penyebab kematiannya karena dapat membuat keracunan hinggal meninggal dunia. 

Penyakit

Hewan yang mati dapat membawa penyakit yang ditularkan jika manusia mengkonsumsi dagingnya. Di antara penyakit yang dapat tertular yaitu, rabies dan penyakit sapi gila. 

Amunisi timah

Hewan yang mati karena tertembak dagingnya dapat terkontaminasi amunisi timah. Jika dikonsumsi manusia bisa menyebabkan keracunan. 

Bakteri

Ketika seekor hewan mati jaringannya akan membusuk. Hal itu dapat membuat munculnya sejumlah bakteri berbahaya, seperti E.Coli atau Listeriosis dan jika dikonsumsi manusia bisa terinfeksi penyakit. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Ancaman Penyakit pada Menu Makanan Lebaran, Apa Saja?

3 Ancaman Penyakit pada Menu Makanan Lebaran, Apa Saja?

| Jum'at, 21 April 2023 | 18:16 WIB

Bukan Penyakit Sepele, Berikut Apa Itu Pendarahan Otak, Penyebab, dan Gejalanya

Bukan Penyakit Sepele, Berikut Apa Itu Pendarahan Otak, Penyebab, dan Gejalanya

| Rabu, 28 Desember 2022 | 16:20 WIB

Mengenal Penyakit Scabies, Penyebab, Gejala, dan Cara Perawatannya

Mengenal Penyakit Scabies, Penyebab, Gejala, dan Cara Perawatannya

| Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:00 WIB

Terkini

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor

Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:17 WIB

Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat

Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat

Jogja | Kamis, 30 April 2026 | 22:15 WIB

Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day

Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day

Surakarta | Kamis, 30 April 2026 | 22:08 WIB

Ngeri! 17 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ciawi, Orang Tua Minta Keadilan

Ngeri! 17 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ciawi, Orang Tua Minta Keadilan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:07 WIB