Kereta Argo Semeru Alami Kecelakaan di Kulon Progo, Berikut Penyebab Kereta Api Anjlok

Indotnesia | Suara.com

Rabu, 18 Oktober 2023 | 11:40 WIB
Kereta Argo Semeru Alami Kecelakaan di Kulon Progo, Berikut Penyebab Kereta Api Anjlok
KA Argo Argo Semeru rute Surabaya Gubeng - Gambir dan KA 6 Argo Wilis relasi Bandung – Surabaya Gubeng alami anjlok di jalur Sentolo - Wates, Kulon Progo. (Twitter/ @marapi_uncover dan @jurnalrailfans)

Indotnesia - Kecelakaan kereta api terjadi pada Selasa, (17/10/2023) yaitu anjloknya KA Argo Argo Semeru rute Surabaya Gubeng - Gambir dan KA 6 Argo Wilis relasi Bandung – Surabaya Gubeng. Insiden terjadi di jalur Sentolo - Wates, Kulon Progo. 

Anjloknya kereta berdampak terganggunya KA yang akan melintasi jalur tersebut. Sementara pada hari itu juga, pihak KAI langsung melakukan evakuasi. 

"Kedua jalur rel antara Wates - Sentolo (Kab. Kulon Progo) untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di 2 KA yang mengalami musibah tersebut," ungkap EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji.

Lantas, mengapa sebuah kereta bisa anjlok? 

Kereta anjlok adalah kejadian di mana kereta keluar dari jalur atau rel.

Dampak kereta anjlok cenderung minor, yaitu gangguan pengoperasian kereta, terhambatnya perjalanan kereta tetapi bisa juga berpotensi membahayakan penumpang. 

Penyebab kereta anjlok

Anjloknya sebuah kereta dapat disebabkan oleh berbagai hal. 

1. Adanya kerusakan atau kegagalan pada komponen rel, seperti rusaknya rel atau rel mengalami pelebaran. 

2. Adanya perubahan atau kegagalan komponen gigi roda kereta, seperti kotak gandar atau roda kereta. 

3. Adanya kesalahan pada geometri pada rel atau gigi roda sehingga terjadi kegagalan kuasistatis saat KA melakukan perjalanan, seperlu menanjak yang membuat kereta menggunakan roda atau rel secara berlebihan. 

4. Terjadinya pergeseran rel, osilasi ekstrem, pemantulan vertikal, atau kecepatan berlebihan. 

5. Terjadinya pengoperasian kereta yang kurang tepat atau adanya kesalahan pada sinyal. 

Sementara penyebab KA Argo Argo Semeru rute Surabaya Gubeng - Gambir dan KA 6 Argo Wilis relasi Bandung – Surabaya Gubeng di jalur Sentolo - Wates masih dalam proses penyelidikan. Insiden kecelakaan tersebut tidak menyebabkan korban jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Fakta Kecelakaan KA Argo Semeru di Kulon Progo: Perjalanan Terganggu, Tak Ada Korban Jiwa

8 Fakta Kecelakaan KA Argo Semeru di Kulon Progo: Perjalanan Terganggu, Tak Ada Korban Jiwa

Lifestyle | Rabu, 18 Oktober 2023 | 11:36 WIB

Dampak Kecelakaan Argo Wilis dan Sumeru, 38 Jadwal Kereta Api Dialihkan ke Jalur Utara Daop 4 Semarang

Dampak Kecelakaan Argo Wilis dan Sumeru, 38 Jadwal Kereta Api Dialihkan ke Jalur Utara Daop 4 Semarang

Jawa Tengah | Rabu, 18 Oktober 2023 | 08:04 WIB

Masinis Argo Semeru Bakal Diperiksa Buntut dari Anjloknya Kereta Api di Kulon Progo

Masinis Argo Semeru Bakal Diperiksa Buntut dari Anjloknya Kereta Api di Kulon Progo

Jogja | Rabu, 18 Oktober 2023 | 07:50 WIB

Terkini

THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan

THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:59 WIB

Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal

Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal

Jakarta | Senin, 18 Mei 2026 | 23:44 WIB

Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026

Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 23:30 WIB

Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong

Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:26 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat

Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:13 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB