Selain dikenal sebagai aktivis serupa suaminya, untuk mencukupi kebutuhan ekonominya Sipon sempat merintis usaha menjahit dengan nama Nganthi Merah.
Usaha itu dirintis dengan modal sebuah mesin jahit seharga Rp10 juta. Modal itu ia dapat dari menggadaikan sertifikat rumahnya.
Usahanya itupun belakangan berkembang baik. Dalam menjalankan usahanya, Sipon dibantu dua karyawan.
Terserang Stroke
Kehilangan suami yang tak tahu rimbanya membuat Sipon mengalami kondisi mental yang tak stabil.
Selain sempat alami kondisi depresi, Sipon belum lama ini dikabarkan terserang stroke.
Hal itu seperti dikabarkan akun twitter @PPJAKER. Melalui unggahannya pada medio 2020 lalu, akun itu minta doa untuk kesembuhan Sipon.
Sipon dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (5/1/2023). Kabar itu salah satunya disebar oleh adik Wiji Thukul yakni Wahyu Nugroho melalui akun Facebooknya.
Sipon meninggalkan dua anaknya yakni Fitri Nganthi Wani dan Fajar Merah