Viral Lampu Merah di Pingit Kota Yogyakarta Dinobatkan Sebagai Salah Satu yang Terlama di Indonesia, Bisa Ditunggu Sambil Ngopi Bentar

Suara Joglo

Jum'at, 06 Januari 2023 | 17:57 WIB
Viral Lampu Merah di Pingit Kota Yogyakarta Dinobatkan Sebagai Salah Satu yang Terlama di Indonesia, Bisa Ditunggu Sambil Ngopi Bentar
lampu merah pingit dinobatkan sebagai salah satu yang terlama di Indonesia ([Suara.com])

Simpang empat Pingit, Kota Yogyakarta baru-baru ini viral di media sosial. Hal itu lantaran lampu merah di kawasan tersebut masuk dalam urutan kedua lampu merah dengan masa tunggu terlama di Indonesia

Diketahui kawasan di simpang empat Pingit merupakan salah satu jalur vital masuknya kendaraan ke Kota Yogyakarta. Baik di sisi utara dari arah Jalan Magelang dan barat dari Jalan Godean.

Untuk mengatur padatnya lalu lintas di kawasan itu terpasang sejumlah lampu merah. Yang spesial dibanding lampu merah lainnya, di simpang empat Pingit memiliki masa tunggu yang lebih lama.

Bahkan lampu merah yang berada di sisi barat Tugu Pal Putih atau Tugu Yogyakarta itu dinobatkan masuk dalam urutan kedua terlama di Indonesia. Yakni memiliki masa tunggu 3 menit.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Windarto menjelaskan APILL di simpang empat Pingit sendiri sudah menerapkan teknologi responsif. 

"Kalau responsif itu kita pakai gap. Jadi ini, kalau mana kala gap antar kendaraan pada saat hijau itu sudah di atas 4 detik maka dia akan merah. Jadi otomatis gitu ya," kaya Windarto, Jumat (6/1/2023).

Disamping responsif, APILL di simpang empat Pingit memberikan waktu maksimal lampu hijau rata-rata sekitar 50 detik per ruas jalan. Jika dalam kondisi padat maka semua lengan atau ruas jalan akan menggunakan waktu maksimal lampu hijau tersebut.

"Kalau 50 detik kali 4 ditambah dengan all red-nya (semua lampu merah) itu memang orang bisa menunggu sampai dengan 3 menit," terangnya.

Pihaknya tidak memungkiri bahwa wilayah simpang empat Pingit sendiri sudah hampir over capacity atau melebihi kapasitas. Jika lampu hijau itu dibuat lebih sedikit justru akan menambah akumulasi antrean kendaraan semakin panjang.

baca juga

"Jadi pada saat di lengan yang mempunyai volume yang banyak itu nanti dia akan mengalami bisa sampai 6 kali lampu merah, tambah lama itu," ucapnya. 

"Cuma begini, karena itu responsif kalau volume lalu lintasnya sedikit ya dia akan sedikit. Dia tidak sampai memakai maksimal greennya. Bisa cuma 15 detik, 10 detik per kakinya. Memang tergantung volume lalu lintasnya," tambahnya.

Sebenarnya, kata Windarto, selain simpang empat Pingit ada juga APILL di Jetis yang sudah menerapkan sistem responsif tadi. Namun ruas jalan Jetis yang tak terlalu padat membuat maksimal lampu hijau tidak mencapai 50 detik.

"Pingit itu empat-empat lengannya kalau pada saat sibuk, hampir imbang, itu yang membuat jadi panjang sekali. Kalau cuma satu tok yang panjang ya satu tok 50 detik yang lain tidak sampai 50 detik. Enggak sampai 3 menit juga akhirnya tergantung dari fluktuasinya," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Qoriah Disawer Duit bak Biduan di Panggung, Publik Geram: Dikira Dangdutan Kali

Qoriah Disawer Duit bak Biduan di Panggung, Publik Geram: Dikira Dangdutan Kali

Riau | Jum'at, 06 Januari 2023 | 17:50 WIB

Lampu Merah Pingit Jadi Salah Satu yang Terlama di Indonesia, Begini Penjelasan Dishub Kota Yogyakarta

Lampu Merah Pingit Jadi Salah Satu yang Terlama di Indonesia, Begini Penjelasan Dishub Kota Yogyakarta

Jogja | Jum'at, 06 Januari 2023 | 17:20 WIB

3 Alasan Mengapa Permainan Lato-Lato Bisa Populer di Dunia Maya

3 Alasan Mengapa Permainan Lato-Lato Bisa Populer di Dunia Maya

Your Say | Jum'at, 06 Januari 2023 | 16:39 WIB

Terkini

Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah

Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan

Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG

Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra

Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini

Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini

Bekaci | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28

Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28

Banten | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:53 WIB

Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus

Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus

Banten | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight

Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng

Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Investor Ambil Cuan, IHSG Tersungkur Hari Ini Tapi Tetap di Level 6.500

Investor Ambil Cuan, IHSG Tersungkur Hari Ini Tapi Tetap di Level 6.500

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×