Profil 5 Calon Ketum PSSI: Erick Thohir, La Nyalla, Arief Wicaksono, Doni Setiabudi, Fary Djemi

Suara Joglo | Suara.com

Selasa, 17 Januari 2023 | 09:59 WIB
Profil 5 Calon Ketum PSSI: Erick Thohir, La Nyalla, Arief Wicaksono, Doni Setiabudi, Fary Djemi
Ilustrasi logo PSSI (Suara.com)

Suara Joglo - Baru-baru ini beredar sejumlah nama-nama tokoh calon ketua umum PSSI. Nama-nama ini beredar setelah Komite Pemilihan PSSI menutup pendaftaran kemarin, Senin (16/01/2023).

Selain nama-nama calon ketua umum, beredar pula 17 nama calon wakil ketua umum, serta nama-nama calon anggota Exco PSSI. Nama-nama tersebut beredar luas di grup-grup WhatsApp (WA) wartawan.

Untuk calon ketua umum, sampai pendaftaran ditutup ada lima nama tokoh yang sudah masuk. Lima nama ini adalah: Erick Thohir, La Nyalla Matalitti, Arief Wicaksono, Doni Setiabudi dan Fary Djemi.

Untuk mengetahui siapa lima tokoh ini, berikut ini profil-profil mereka dikutip dari berbagai sumber:

Erick Thohir

Sementara itu, Erick Thohir saat ini menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) jelang KLB nanti.

Erick sendiri, selain dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses juga dikenal sangat dekat dengan sepak bola. Bos PT Mahaka Media (Tbk) itu juga pernah mengelola klub sepak bola dan klub olahraga.

Erick Thohir merupakan pendiri sekaligus pemilik klub basket Satria Muda. Ia menjadi orang Asia pertama yang pernah memiliki Tim bola basket NBA ketika ia membeli saham Philadelphia.

Pada tahun 2012, Erick dan Levien menjadi pemilik saham mayoritas sebuah klub Major League Soccer, D.C. United. Kemudian Ia memasuki bisnis sepak bola. Ini dibuktikan dengan membeli salah satu klub elite Italia Internazionale Milan pada pada September 2013. 

Massimo Moratti pada saat itu mengonfirmasi pembicaraan untuk penjualan saham mayoritas 70 persen kepada Erick. Pada tanggal 15 Oktober 2013 setelah melalui proses negosiasi panjang, Erick secara resmi menjadi pemegang saham mayoritas dengan memiliki saham klub sebesar 70.

Pada 15 November 2013, Erick dipercaya sebagai presiden klub Inter Milano menggantikan Moratti. Pada 2016, Ia melepas kepemilikan mayoritasnya di klub tersebut kepada perusahaan China, Suning Holdings Group Co. Dua tahun kemudian, jabatan presiden klub diserahkannya kepada Steven Zhang.

Di Indonesia, keluarga Erick Thohir juga banyak yang berkecimpung di dunia sepak bola. Pada 20 Agustus 2009, Ia pernah mengelola PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) didirikan sebagai badan hukum Maung Bandung dengan Erick sebagai pemegang saham mayoritas.

Di bahwa Erick, Persib meraih beberapa gelar juara, termasuk Indonesis Super League (ISL) 2014. Dia juga berperan dalam mendatangkan marquee player pada Liga 1 2017, yaitu Michael Essien dan Carlton Cole.

Tapi, setelah didaulat menjadi Menteri BUMN, Erick memutuskan mundur dari posisinya sebagai Wakil Komisaris Utama PT PBB. Persis Solo menjadi klub terbaru yang dikelola Erick. 

Dalam komposisi kepemilikan saham Laskar Sambernyawa lewat PT Persis Solo Saestu (PSS), Erick hanya memiliki 20 persen dan Kaesang 40 persen. Sementara pengusaha lokal, Kevin Nugroho, mempunyai 30 persen saham dan 10 persen sisanya tetap menjadi milik 26 klub internal anggota Perserikatan SepakbolaIndonesia Solo (Persis).

Tapi, sebagai pejabat negara, Erick tidak turun langsung mengelola salah satu klub pendiri PSSI tersebut. Dalam struktur organisasi, Kaesang menduduki jabatan sebagai Direktur Utama. Sementara posisi Presiden Komisaris diisi Mahendra Agakhan Thohir. Aga merupakan anak laki-laki Erick.

La Nyalla Matalitti

Saat ini La Nyalla Matalitti menjabat sebagai Ketua DPD RI hasil dari Pemilu 2019. Selama ini, pemilik nama lengkap La Nyalla Mahmud Mattalitti itu dikenal sebagai salah satu pengusaha Indonesia.

Sebelumnya Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI pada tahun 2013 hingga 2015. Saat itu La Nyalla terpilih melalui Kongres Luar Biasa/KLB (Extra Ordinary Congress) yang diprakarsai Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu 18 Maret 2011.

Ia terlahir dengan nama lengkap La Nyalla Mahmud Mattalitti di Jakarta, 10 Mei 1959. La Nyalla merupakan salah satu tokoh yang aktif dalam berbagai organisasi.

Pria berdarah Bugis yang besar dan menghabiskan waktunya di Surabaya ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu pengusaha dan tokoh populer di Jawa Timur. Dia pernah menjabat sebagai Ketua DPW Partai Patriot Jawa Timur, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa timur, Wakil Ketua KONI Jawa Timur, Ketua Pengprov PSSI Jawa Timur, hingga Exco PSSI.

La Nyalla merupakan sosok yang memiliki komitmen tinggi, dan keberanian memperjuangkan independensi. Sebelum pemungutan suara, La Nyalla bahkan dengan tegas menyatakan dirinya anti diintervensi siapapun, termasuk orang-orang yang dikenal memiliki pengaruh kuat di sepakbola nasional.

Meskipun begitu, La Nyalla saat menjabat sebagai ketua umum Kadin Jawa Timur pernah terjerat kasus hukum penyimpangan dana hibah pemerintah provinsi Jawa Timur pada 2011 hingga 2014. La Nyalla ditetapkan sebagai tersangka pidana Korupsi dan dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa.

Arif Putra Wicaksono

Arif Wicaksono selama ini dikenal sebagai salah satu pengusaha di Indonesia. Ia CEO Nine Sport, serta dikenal sebagai promotor event-event olahraga yang sudah cukup dikenal di Indonesia. Nine Sport misalnya, pernah membawa klub-klub elite Eropa seperti Ajax Amsterdam, AS Roma, Juventus, Sevilla hingga Hamburger SV untuk tampil di Indonesia.

Arif Putra Wicaksono sendiri juga pernah mencoba peruntungan dengan mencalonkan dirinya sebagai Bakal Calon Ketua Umum PSSI di periode 2016-2020 lalu. Sayang Ia dinyatakan tak layak dengan pertimbangan, saat itu dinilai kurang memenuhi syarat berkecimpung di sepak bola Indonesia sekurang-kurangnya lima tahun.

Setelah gagal di tahun 2016 karena kurangnya pengalaman, kini pada tahun 2019, Arif mengaku dirinya sudah lebih siap dan matang serta memenuhi syarat lima tahun di sepak bola Indonesia. Ia memiliki pengalaman segudang dalam menjalankan bisnis di bidang sepak bola, Arif Putra memiliki tiga program yang diusung dalam pencalonannya kali ini. Yaitu Club Licensing, Fans Management dan Video Assistant Referee (VAR).

Dilihat dari situs resmi ninesport.co.id, selama Arif Putra menjadi CEO, mereka sudah menjalin kerja sama dengan banyak klub elite Eropa, seperti Barcelona, Espanyol, KNVB (PSSI Belanda), AS Roma, Real Madrid, Chelsea dan sejumlah stasiun televisi swasta di Indonesia.

Doni Setiabudi

Doni Setiabudi merupakan CEO Bandung Premier League, sebuah kompetisi lokal yang ternyata sudah selangkah lebih maju dari Liga 1 2019. Mereka sudah menerapkan VAR di berbagai pertandingannya setiap musimnya. Berikut profil calon Waketum PSSI periode 2020-2024, yaitu Doni Setiabudi.

Nama Doni Setiabudi terdengar ke telinga para pecinta sepak bola Indonesia usai kompetisi yang berada di bawah naungannya, yakni Bandung Premier League mendadak menjadi viral karena menggunakan VAR.

Sebuah terobosan yang bahkan dilakukan oleh kompetisi amatir di Bandung, Jawa Barat. Banyak pecinta sepak bola Indonesia membandingkannya dengan Liga 1, di mana PSSI dan PT LIB sendiri masih belum menerapkan teknologi tersebut.

Bahkan Kemenpora sudah meminta PSSI untuk menerapkan VAR, khususnya untuk Liga 1. Pasalnya, penggunaan teknologi ini bertujuan untuk menghindari kecurigaan dari semua pihak, seperti yang sering terjadi di sepak bola Indonesia.

Doni Setiabudi juga sudah menyatakan ketersediaannya membantu PSSI untuk penerapan VAR di Liga 1. Tapi hingga kini belum ada langkah konkret atau ajakan langsung dari PSSI kepada CEO Bandung Premier League itu.

Fary Djemy Francis

Fary Djemy Francis merupakan Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mewakili Dapil Nusa Tenggara Timur II setelah memperoleh 48,351 suara. Sama seperti dengan periode 2009-2014 Fary kembali bertugas di Komisi V yang membidangi transportasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat, desa dan pembangunan kawasan tertinggal.  

Fary dipercaya menjadi Ketua Komisi V. Fary adalah mantan aktivis dan pegiat di lembaga swadaya masyarakat. Selain itu, Fary adalah mantan Direktur Increase sebuah lembaga riset dan pelatihan berbasis masyarakat di Kupang (2006-2009) dan sebagai konsultan dan tenaga ahli banyak membantu badan-badan donor internasional dalam proyek-proyeknya di lapangan antara lain untuk UNICEF, UNHCR, AUSAID, GTZ, JICA dan OXFAM. Sejak di bangku kuliah Fary adalah organisator di komunitas gereja dan kemahasiswaan.

Fary tentu memiliki banyak sekali pengalaman berorganisasi. Ia menjabat sebagai Sekretaris Umum Senat Universitas Timor Timur (1987-1989) dan Sekretaris BP Pemuda Kristen Hosana GKTT (1988-1992). Setelah lulus kuliah Fary semakin giat berorganisasi dan menjadi Ketua Persatuan Kristen antar Universitas (PERKANTAS) Provinsi Timor Timur (1991-1995). 

Di 1995 Fary bergabung menjadi kader di organisasi sayap kepemudaan Partai Golkar, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Timor Timur Bidang Kaderisasi (1995-1999). 

Karena akar jaringannya di komunitas gereja di 2007 Fary dipercaya menjadi Dewan Penasehat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI, 2007-2012).  Pada Pileg 2009 Fary mencalonkan diri menjadi calon legislatif mewakil Gerindra dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014 dan duduk di Komisi V.

Karir politik Fary di Gerindra semakin menonjol dan diberikan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Bidang Keuangan dan Moneter (2012-sekarang) dan menjadi Ketua DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (organisasi sayap kepetanian Gerindra). 

Pada Pileg 2014 Fary kembali mencalonkan diri sebagai calon legislatif dan terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dan menjabat sebagai Ketua Komisi V.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Kursi Incaran Erick Thohir: Ketum PSSI dan Capres-Cawapres Pilpres 2024

Dua Kursi Incaran Erick Thohir: Ketum PSSI dan Capres-Cawapres Pilpres 2024

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 09:21 WIB

Tahapan Verifikasi Calon Ketum, Waketum dan Exco Jelang KLB PSSI 16 Februari 2023

Tahapan Verifikasi Calon Ketum, Waketum dan Exco Jelang KLB PSSI 16 Februari 2023

Bola | Selasa, 17 Januari 2023 | 09:10 WIB

Erick Thohir Kembali Dapat Dukungan Jadi Ketum PSSI, Kali Ini dari Bos Barito Putera

Erick Thohir Kembali Dapat Dukungan Jadi Ketum PSSI, Kali Ini dari Bos Barito Putera

Bola | Selasa, 17 Januari 2023 | 08:29 WIB

Kala Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju Bersaing Jadi Ketum - Waketum PSSI

Kala Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju Bersaing Jadi Ketum - Waketum PSSI

Bola | Selasa, 17 Januari 2023 | 00:15 WIB

Terkini

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:50 WIB

Tragedi Nyaris Pecah di Karang Papak: 4 ABG Bandung Digulung Ombak, Polairud Terjang Arus Maut

Tragedi Nyaris Pecah di Karang Papak: 4 ABG Bandung Digulung Ombak, Polairud Terjang Arus Maut

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

Tiba-tiba Harga Suzuki Fronx Naik Hingga Rp8 Jutaan di Maret 2026, Cek Daftarnya

Tiba-tiba Harga Suzuki Fronx Naik Hingga Rp8 Jutaan di Maret 2026, Cek Daftarnya

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:47 WIB

6 Sepatu Skechers Diskon di Sports Station, Sepatu Anak Mulai Rp200 Ribuan

6 Sepatu Skechers Diskon di Sports Station, Sepatu Anak Mulai Rp200 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:45 WIB

FIFTY FIFTY Remake Lagu Legendaris Pink Floyd "Wish You Were Here"

FIFTY FIFTY Remake Lagu Legendaris Pink Floyd "Wish You Were Here"

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:45 WIB

Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Comeback 'Anak Lanang' Bakal Jadi Pembeda?

Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Comeback 'Anak Lanang' Bakal Jadi Pembeda?

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:45 WIB

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:44 WIB

6 Shio yang Diprediksi Hoki dan Mendapat Keberuntungan Finansial pada 24 Maret 2026

6 Shio yang Diprediksi Hoki dan Mendapat Keberuntungan Finansial pada 24 Maret 2026

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:43 WIB

Kronologi Chappell Roan Dilarang Manggung di Brasil, Berawal dari Tudingan Intimidasi Anak Jorginho

Kronologi Chappell Roan Dilarang Manggung di Brasil, Berawal dari Tudingan Intimidasi Anak Jorginho

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:42 WIB