Refly Harun Sebut Pilpres 2024 Hanya Diikuti Dua Pasangan Saja, Anies Baswedan Tersingkir?

Suara Joglo

Kamis, 19 Januari 2023 | 14:35 WIB
Refly Harun Sebut Pilpres 2024 Hanya Diikuti Dua Pasangan Saja, Anies Baswedan Tersingkir?
Tangkapan layar video Anies Baswedan salah lirik saat nyanyi lagu nasional Maju Tak Gentar. ([Twitter/@FirzaHusain])

Pertemuan Surya Paloh dengan Luhut Binsar Pandjaitan di London beberapa waktu lalu masih menyisakan spekulasi beragam. Salah satunya datang dari pengamat politik Refly Harun.

Dikutip dari channel YouTubenya, Refly Harun meyakini bahwa pertemuan antara Surya Paloh dan Luhut Binsar Pandjaitan di London bukanlah pertemuan biasa sekadar makan. 

Ia menduga pertemuan itu terkait masa depan Anies Baswedan yang sebelumnya telah dicalonkan sebagai bakal capres dari Parta NasDem. 

Melalui videonya, Refly Harun menduga kontestasi Pilpres 2024 berpeluang hanya akan diikuti dua pasang calon saja. Hal itu dimungkinkan terjadi bila tak ada deal atau kesepakatan yang tercipta dari pertemuan di London itu.

Tapi bila kesepakatan tercipta, besar kemungkinan akan ada tiga pasangan yang akan bertarung di Pilpres 2024 mendatang. Di mana Anies Baswedan menjadi salah satu kandidatnya.

"Menurut saya skenario umumnya adalah tiga paslon yakni Anies-AHY, Prabowo Puna dan Ganjar serta mungkin bisa Sandiaga Uno atau juga Airlangga Hartanto. Itu skenario tiga pasangan," ungkapnya.

Nah, bila tak ada kesepakatan yang didapat dalam pertemuan di London antara Surya Paloh dengan Luhut Binsar Pandjaitan, besar kemungkinan Anies Baswedan batal jadi capres.

Ini bisa terjadi sebab, Demokrat akan diiming-imingi AHY sebagai cawapres jika bergabung dengan KIB. Sedangkan Cak Imin dilarang merapat ke NasDem.

"Tak bisa juga jadinya dua pasangan. Prabowo dan Puan, Ganjar dan AHY. Anies hilang karena Demokrat ditarik dalam kubu KIB. Cak Imin dilarang untuk gabung ke NasDem seandainya deal antara Surya Paloh dan Luhut Binsar Pandjaitan tak terjadi," katanya.

baca juga

Hal hampir senada juga sempat diungkapkan kader Partai Demokrat Zulfan Lindan. 

Menurut analisisnya, bahwa pertemuan itu ada kemungkinan membicarakan perihal hubungan Surya Paloh yang kini rumornya merenggang dengan Jokowi pascadeklarasi NasDem yang mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden untuk 2024. Sebab menurut Zulfan, Surya Paloh bukan tipe yang bisa jauh dari presiden.

"Karena pak Surya Paloh ini meski kalau pidato tidak ada persoalan tapi batin kan pasti ada persoalan. Terutama persoalan bagaimana dia yang dekat dengan Pak Jokowi ada jarak, bagaimana biasanya bila ditelpon baru kring sudah diangkat, tiba-tiba 10 kali pun sekarang tak diangkat," ceritanya.

"Bang Surya ini bukan tipe aktivis dari bawah, beda. Kalau orang pergerakan diabaikan presiden biasa saja tapi orang tipe seperti Surya Paloh ndak siap saya tahu betul ndak siap dijauhi presiden. Mungkin bilang ke Peter untuk mempertemukan dengan Opung Luhut, mungkin ya, politik itu kan penuh dengan kemungkinan. Nah yang tau ini kan orang itu bertiga, tapi kalo saya lihat bagaimana membuka hubungan kembali antara Surya Paloh dengan Jokowi," dugaannya. 

Ia menyebut bila benar Surya Paloh tengah berupaya memperbaiki hubungannya dengan Jokowi, skenario terburuknya adalah Anies Baswedan batal dicalonkan sebagai capres.

"Di media sosial ada yang bilang Surya Paloh siap melepas Anies Baswedan asal yang minta Jokowi, ini aneh. Karena Pak Jokowi tak mungkin minta itu, dan Surya Paloh tanpa diminta pun bisa belok karena Demokrat hingga saat ini belum selesai," ungkapnya.

"Mungkin ini kata Surya Paloh 'Saya tidak mencalonkan Anies mendukung Anies bukan saya yang mau tapi dari segi threshold tidak mencukupi, meski sebetulnya jalan untuk mencukupi ada asal mencalonkan AHY jadi wapres, tapi kan sampe hari ini kan keras tidak AHY dan dari awal soal Wapres diserahkan Anies, padahal dia tidak bisa memutuskan sampai sekarang. Nah kemungkinan Anies dibuat bagaimana caranya tidak bisa maju. whaini deal nya luar biasa kan," ungkapnya.

Bila Anies Baswedan tak jadi diusung, jalan Surya Paloh mendekat ke istana bakal lebih mudah, meski tentu takkan seerat dahulu.

"Kalo Anies ngga maju Surya Paloh bisa mendekat ke Istana. Kalau dia mau mendekat ke Jokowi ya harus dilakukan (meninggalkan Anies). Buat Surya Paloh yang penting menyelamatkan diri dululah. Anies itu soal kedua, kecuali Anies bisa betul-betul menang. Sebab sekarang dia lihat makin jauh ini Anies menjadi capres, situasi politik saat ini dilihat ada pertemuan Demokrat dengan Gerindra, kemudian PKS juga begitu, ini makin jauh ini jaraknya beberapa partai dengan NasDem. Ini yang membuat dia makin ragu dengan pencapresan Anies ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soroti Pertemuan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir Pada Acara NU di Solo, Mazdjo: Tanda yang Paling Jelas

Soroti Pertemuan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir Pada Acara NU di Solo, Mazdjo: Tanda yang Paling Jelas

Joglo | Kamis, 19 Januari 2023 | 14:11 WIB

'Saya Merasa Ada Chemistry' AHY Respons Soal Peluang Jadi Cawapres Anies di Pilpres 2024

'Saya Merasa Ada Chemistry' AHY Respons Soal Peluang Jadi Cawapres Anies di Pilpres 2024

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 14:05 WIB

Dianggap Tahu Diri, Golkar Yakin Ridwan Kamil Emoh Maju Cawapres 2024

Dianggap Tahu Diri, Golkar Yakin Ridwan Kamil Emoh Maju Cawapres 2024

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 13:28 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×