Pencapresan Anies Baswedan belum lama ini digoyang isu soal perjanjian rahasia antara Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto. Belakangan saat isu tersbebut menghangat politisi PKS mengungkit soal khianati umat.
Seperti diketahui kabar soal adanya perjanjian rahasia antara Anies Baswesan, Sandiaga Uno serta Prabowo Subianto mencuat kala Sandi berbicara di channel Youtube Faizal Akbar. Kala itu ia tengah membahas kemunculan Anies Baswedan sebagai calon Gubernur DKI yang kemudian disusul terbitnya sebuah perjanjian perihal capres.
Semenjak kabar itu mencuat, perjanjian yang diduga terkait larangan Anies Baswedan maju di kontestasi Pilpres selama Prabowo masih nyapres pun hangat dibicarakan.
Merespon itu, PKS yang baru saja mendeklarasikan dukungan terhadap pencapresan Anies Baswesan bersama Partai Demokrat dan Partai NasDem memberikan sentilan yang diduga mengarah ke kubu Prabowo Subianto.
Ia menyebut isu tersebut dihembuskan lantaran khawatir kembali gagal dalam kontestasi Pilpres. Ia bahkan menyebut sosok beliau yang sudah khianati ummat.
"Ada yg khawatir gagal maning, ungkit2 perjanjian capres dulu. Sampai kapan? Rupanya belio nggak sadar sudah khianati ummat..," tulis mantan Menkominfo di era SBY tersebut, Rabu (1/2/2023).
"Jikalau takut ditanduk kambing
Jangan duduk belakang punggung
Jikalau takut kalah bertanding
Mengapa naik ke atas panggung
*CobaTebakSiapa," lanjutnya disertai emot ngakak.
Sementara itu, politisi Partai Gerindra Andre Rosiade menegaskan bahwa pihaknya tak ingin menggubris lebih jauh perihal surat perjanjian yang terbit antara Anies Baswedan, Sandiaga Uno serta Prabowo Subianto.
"Partai Gerindra saat ini fokus memenangkan pak Prabowo di Pilpres 2024 nanti. Tidak mau mengungkit-ungkit hal yang lalu. Karena pak Prabowo sudah menyampaikan kepada kami tidak usah mengungkit-ungkit jasa masa lalu," terangnya lewat kicauan di akun Twitternya.
Baca Juga: Berpotensi Jadi Capres, Kekayaan Ganjar dan Anies Kalah Jauh dengan Prabowo Subianto