joglo

Bukan Ambu Anne, Dedi Mulyadi Dibuat Menangis Wanita Bernama Eni, Siapa Dia?

Suara Joglo Suara.Com
Selasa, 21 Februari 2023 | 11:39 WIB
Bukan Ambu Anne, Dedi Mulyadi Dibuat Menangis Wanita Bernama Eni, Siapa Dia?
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan anggota DPR Dedi Mulyadi. Rumah tangga keduanya sedang diguncang prahara. ([Ist])

Rumah tangga anggota DPR RI, Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dihantam badai besar. 

Hal itu setelah wanita yang akrab disapa Ambu Anne secara mengejutkan menggugat cerai pria yang akrab disapa Kang Dedi tersebut.

Namun di tengah kondisi bahtera rumah tangga yang dihantam badai, Dedi Mulyadi baru-baru ini dibuat menangis oleh wanita bernama Eni.

Usut punya usut, Eni adalah penjual rambutan yang ditemani oleh anaknya di pinggir jalan Kampung Pansor, Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Saat itu, Dedi Mulyadi menceritakan dalam perjalanan ke Kabupaten Indramayu secara tak sengaja menemukan Eni yang sedang berjualan rambutan bersama anaknya, Atep.

Ia menemui kebesaran hati seorang ibu tercermin dari kisah seorang ibu yang sangat ikhlas memberikan seluruh dagangannya untuk anak-anak yatim.

Di tengah guyuran hujan deras, ibu tersebut termenung menunggu pembeli datang ke jongko beratapkan terpal di pinggir jalan Kampung Pansor, Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu miliknya.

Cara berdagang Eni pun cukup unik. Dia menjual rambutan satu ikat dengan harga variasi, asal ada lebih untung dari modal Rp6.000,00 per satu ikat.

Saat itu, Dedi kemudian menawar rambutan tersebut di bawah harga modal sebesar Rp3.000,00 per ikat. Dia berdalih rambutan itu akan dijual kembali Rp4.000,00—Rp5.000,00 yang keuntungannya untuk anak-anak yatim.

Baca Juga: Sidang Cerai Perdana Digelar, Istri Daus Mini Tak Mau Masuk Ruang Sidang

Setelah dihitung, terdapat 22 ikat rambutan yang belum laku terjual. Jika dikalkulasikan, Eni rugi Rp66 ribu karena menjual rambutan di bawah harga modal.

Untuk menguji keikhlasan Eni, Dedi lalu beralih dengan meminta rambutan tanpa harus membayar. Lagi-lagi Eni pun mempersilakannya.

Di tengah obrolan, Dedi kemudian menanyakan suami Eni yang ternyata sedang menggembala domba. Selain menggembala domba, suaminya bekerja sebagai buruh serabutan.

Dari penghasilan yang minim tersebut, Eni bisa menabung untuk modal berjualan rambutan.

Ketika bercerita soal anak, mata Eni terlihat berkaca-kaca. Rupanya anak paling besar telah meninggal dunia karena kecelakaan kesetrum.

Singkat cerita, Dedi pun meminta ibu dan anaknya memasukkan rambutan ke dalam mobil. Tak diduga Eni dan Atep malah memasukkan seluruh rambutan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI