Mengulik Sepak Terjang Dukun Slamet di Banjarnegara, Residivis Uang Palsu yang Bertransformasi jadi Pengganda Uang

Suara Joglo | Suara.com

Rabu, 05 April 2023 | 10:48 WIB
Mengulik Sepak Terjang Dukun Slamet di Banjarnegara, Residivis Uang Palsu yang Bertransformasi jadi Pengganda Uang
Dukun Slamet yang Mengaku Mampu Gandakan Uang. (Twitter/@LokalPendaki)

Dukun Slamet yang membunuh 12 korbannya dengan motif pembunuhan berencana dengan modus penggandaan uang ternyata punya sepak terjang yang bikin terkejut.

Dukun Slamet yang diketahui bernama Tohari (45) merupakan residivis uang palsu yang pernah beroperasi di Pekalongan. Polres Pekalongan pernah menyelidiki kasus pereedaran uang palsu yang dilakukan dukun Slamet.

Polres Pekalongan sendiri sempat menyita sebanyak 1.491 lembar uang palsu. Barang bukti berupa pecahan uang Rp100 ribu itu disita dari tiga pelaku, yang salah satunya dukun Slamet.

Dukun pengganda uang itu ditangkap bersama Aziz (32) dan Ahmad Murtadi (49). Ketiganya diciduk saat bertransaksi di salah satu minimarket daerah Gemawang, Pekalongan.

Sepak terjang dukun Slamet dilakukan sekitar tahun 2019. Saat itu, dukun Slamet ditahan dan bebas pada 2022.

Bukannya kapok, dukun Slamet melakukan upaya yang sama dengan menipu para korbannya selepas pindah ke Banjarnegara.

Slamet diketahui menawarkan 'kemampuannya' membuat uang jadi lebih banyak di Facebook. Hal itu malah mendapat tanggapan serius dari netizen yang tertarik untuk menggandakan uang.

Dukun Slamet janjian untuk bertemu para korbannya yang sudah membawa uang. Tapi uang tersebut bukannya dijampi-jampi, justru digunakan untuk dirinya sendiri.

Modusnya terbongkar saat korban PO dilaporkan hilang oleh anaknya GE. Korban asal Sukabumi, Jawa Barat itu diketahui berniat menggandakan uang dan mengajak anaknya ke Banjarnegara.

Setelah memberi uang ke dukun Slamet, PO dan anaknya kembali ke rumah. PO pun meminta janji Slamet untuk menggandakan uang.

Diketahui, PO justru diracun dengan potas. PO juga sudah mengirimkan pesan ke anaknya, jika ia tak kunjung kembali ke rumah dalam beberapa hari, GE harus melaporkan.

Aksi keji dukun Slamet ternyata berakhir di korban PO. Polres Banjarnegara melakukan penyelidikan, dan yang membuat terkejut, tak hanya PO saja yang jadi korban. Tapi 12 orang lain, menjadi korban kebrutalan dukun Slamet yang menipu hingga mengubur korban di lahan miliknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukun Slamet Ditangkap Polisi atas Aksi Kejinya, Istri justru Bahagia karena Dibuat Sakit Hati selama Berumah Tangga

Dukun Slamet Ditangkap Polisi atas Aksi Kejinya, Istri justru Bahagia karena Dibuat Sakit Hati selama Berumah Tangga

| Selasa, 04 April 2023 | 18:35 WIB

Aksi Dukun Slamet yang Bisa Gandakan Uang di Banjarnegara Terbongkar, Netizen: Mau Kaya Itu Kerja yang Ulet, Bukan ke Dukun

Aksi Dukun Slamet yang Bisa Gandakan Uang di Banjarnegara Terbongkar, Netizen: Mau Kaya Itu Kerja yang Ulet, Bukan ke Dukun

| Selasa, 04 April 2023 | 17:35 WIB

Ini Awal Mula Aksi Keji Dukun Slamet Terbongkar, Ngaku Bisa Gandakan Uang hingga Bunuh Korban-korbannya

Ini Awal Mula Aksi Keji Dukun Slamet Terbongkar, Ngaku Bisa Gandakan Uang hingga Bunuh Korban-korbannya

| Selasa, 04 April 2023 | 09:21 WIB

Terkini

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:50 WIB

Tragedi Nyaris Pecah di Karang Papak: 4 ABG Bandung Digulung Ombak, Polairud Terjang Arus Maut

Tragedi Nyaris Pecah di Karang Papak: 4 ABG Bandung Digulung Ombak, Polairud Terjang Arus Maut

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB

Tiba-tiba Harga Suzuki Fronx Naik Hingga Rp8 Jutaan di Maret 2026, Cek Daftarnya

Tiba-tiba Harga Suzuki Fronx Naik Hingga Rp8 Jutaan di Maret 2026, Cek Daftarnya

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:47 WIB

6 Sepatu Skechers Diskon di Sports Station, Sepatu Anak Mulai Rp200 Ribuan

6 Sepatu Skechers Diskon di Sports Station, Sepatu Anak Mulai Rp200 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:45 WIB

FIFTY FIFTY Remake Lagu Legendaris Pink Floyd "Wish You Were Here"

FIFTY FIFTY Remake Lagu Legendaris Pink Floyd "Wish You Were Here"

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:45 WIB

Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Comeback 'Anak Lanang' Bakal Jadi Pembeda?

Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Comeback 'Anak Lanang' Bakal Jadi Pembeda?

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:45 WIB

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:44 WIB

6 Shio yang Diprediksi Hoki dan Mendapat Keberuntungan Finansial pada 24 Maret 2026

6 Shio yang Diprediksi Hoki dan Mendapat Keberuntungan Finansial pada 24 Maret 2026

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:43 WIB

Kronologi Chappell Roan Dilarang Manggung di Brasil, Berawal dari Tudingan Intimidasi Anak Jorginho

Kronologi Chappell Roan Dilarang Manggung di Brasil, Berawal dari Tudingan Intimidasi Anak Jorginho

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:42 WIB