Kritikan Bima Yudho, TikToker asal Lampung yang menyoroti soal pembangunan Provinsi Lampung yang tak becus oleh pemda setempat masih panas dibahas publik.
Kritikan itu, justru berbuah dugaan intimidasi dari pejabat di Provinsi Lampung terhadap keluarga Bima Yudho. Bahkan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi disebutkan bersitegang dengan ayah Bima menyusul pernyataannya yang tak becus mendidik anak.
Tak berhenti soal kritikan, Bima Yudho bahkan dipolisikan oleh pengacara bernama Ginda Ansori. Meski pada akhirnya Polda menghentikan laporan tersebut karena tak memenuhi untuk pidana.
Perseteruan itu makin memanas, sampai muncul dugaan Kantor Gubernur Lampung didatangi oleh KPK menyusul dengan pembahasan Bima Yudho soal anggara besar yang tak dimaksimalkan untuk kesejahteraan warga Lampung.
Tapi apakah benar KPK terjun langsung ke Kantor Arinal Djunaidi untuk melakukan pemeriksaan?.
Penjelasan
Dugaan penggeledahhan serta pemeriksaan tersebut dibagikan berupa video oleh YouTube Roda Politik.
Judul video yang ditampilkan juga terdapat indikasi adanya pemeriksaan oleh lembaga antirasuah itu beberapa waktu lalu.
"Tepat Malam Ini! Kantor Gubernur Lampung Akhirnya Digeledah KPK," tulis judul video itu dikutip Rabu (19/4/2023).
Dalam thumbnail video juga disebutkan bahwak Menkopolhukam, Mahfud MD turun tangan ke Lampung untuk menggeladah kantor Arinal Djunaidi.
Pembahasan dalam video berdurasi delapan menitan itu dibuka dengan pernyataan Mahfud MD yang mengingatkan kepala daerah untuk tak panas saat dikritik.
Bahkan ada sejumlah pengamat yang diwawancarai dalam sebuah program bahwa seharusnya pejabat di Pemprov Lampung tidak perlu membantah. Pasalnya kenyataan yang disampaikan Bima Yudho soal kondisi pembangunan Lampung sangat buruk.
Meski begitu tidak ada pembahasan mendalam terkait keberadaan KPK yang sudah sampai di Lampung untuk melakukan penggeledahan ke kantor Arinal Djunaidi.
Kesimpulan
Video panjang tersebut tidak ada satupun scene yang menyoroti soal penggeledahan kantor Gubernur Lampung yang dimaksud.
Pembahasan soal KPK yang mendatangi Lampung pun tidak ada yang dibahas. Maka dari itu, video tersebut masuk dalam kategori hoaks. Menyusul tak ada pembahasan yang detail soal KPK yang menggeledah kantor Arinal Djunaidi.