Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti soal adanya upaya-upaya mengaburkan jejak sejarah rezim Orde Baru atau pemerintahan Presiden kedua, Soeharto.
Hal itu ia ungkapkan di media sosial Twitter. Denny Siregar menyebut targetnya adalah para pemilih muda yang memiliki suara di Pemilu 2024.
"Ada upaya2 untuk mengaburkan jejak sejarah kekejaman rezim orde baru. Target mereka adalah 100 juta lebih pemilih muda, juga gen z dan milenial, yang tidak pernah ada dalam situasi seperti itu," tulis Denny Siregar dikutip pada Jumat (5/5/2023).
"Dan pemilih muda ini jumlahnya 60 persen dari total pemilih di Pilpres 2024," tulis Denny Siregar.
Melihat hal itu, publik pun memberikan komentar beragam.
"Saya suka cerita sama anak sy. Cerita jaman orde baru sampai tragedi mei 98. Gak ada bagus2 nya jaman itu. Yg enak kel mrk semua. Negara kaya, rakyat nya susah. Skrg mau di pimpin sama anak2 nya lagi? Anak sy diam. Mudah2 gak milih," tulis netizen.
"PKI sangat benci sama alm soeharto," tulis netizen.
"Gen Z dan Milenial lebih cerdas drpd gen 14 dan 19," tulis netizen.
![Cuitan Denny Siregar. [[Twitter]]](https://media.suara.com/suara-partners/joglo/thumbs/1200x675/2023/05/05/1-screenshot-2023-05-05-084816.jpg)