Pimpinan Al Zaytun Penuhi Panggilan Tim Investigasi Pemprov Jabar, Panji Gumilang Bilang Begini

Suara Joglo

Jum'at, 23 Juni 2023 | 18:27 WIB
Pimpinan Al Zaytun Penuhi Panggilan Tim Investigasi Pemprov Jabar, Panji Gumilang Bilang Begini
Semringah Panji Gumilang saat tiba di Gedung Sate, Jabar. (Antara)

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Panji Gumilang hadir di Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yaitu Gedung Sate di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (23/6/2023). Kehadiran Panji Gumilang tak lain memenuhi panggilan dari tim investigasi yang sedang menyelidiki masalah di pesantren tersebut.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat, Iip Hidajat, mengungkapkan bahwa pihaknya bermaksud untuk melakukan konfirmasi terkait kegiatan di Pesantren Al Zaytun sesuai dengan wewenangnya.

"Dalam hal ini, kami ingin mengonfirmasi dan mengklarifikasi," ujar Iip, Jumat.

Panji Gumilang tiba di Gedung Sate sekitar pukul 16.00 WIB. Tokoh dari pesantren yang berasal dari Indramayu tersebut menggunakan mobil Toyota Land Cruiser dengan nomor polisi berkode "B".

Ia memasuki Gedung Sate melalui pintu belakang di sisi barat dan menuju lantai bawah Gedung Sate. Kemudian, ia naik ke lantai utama melalui tangga untuk masuk ke ruangan rapat yang berdekatan dengan ruangan Gubernur Jawa Barat.

Beberapa tokoh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat juga terlihat menunggu Panji Gumilang di ruangan rapat tersebut. Panji pun masuk ke ruangan tersebut sambil membawa sebuah buku di tangannya.

Setelah itu, sekitar pukul 17.25 WIB, Panji keluar dari ruangan rapat tersebut. Ia diawasi oleh petugas keamanan saat keluar melalui pintu depan Gedung Sate dan kembali naik mobilnya untuk meninggalkan Gedung Sate.

Selama kedatangan dan kepergiannya dari Gedung Sate, Panji Gumilang tidak memberikan banyak komentar mengenai isu yang menimpa pondok pesantrennya.

"(Hasil pemeriksaan) baik, baik," ucap Panji ketika ditanya oleh wartawan setelah keluar dari ruangan rapat.

baca juga

Seperti diketahui, Ponpes Al Zaytun merupakan pondok pesantren yang diklaim modern. Memiliki bangunan besar di dalam ponpes, banyak tudingan soal ajaran menyimpang yang ada di dalamnya.

Meski begitu, sejumlah alumni dan lulusan Al Zaytun mengaku bahwa semenjak menjalani pendidikan di pondok tersebut tak pernah mendapat ajaran yang ditudingkan publik. Namun akhir-akhir ini beberapa ibadah di ponpes setempat dianggap di luar syariat. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beda Klaim Kemenag vs Ridwan Kamil Soal Beri Dana Miliaran ke Ponpes Al Zaytun

Beda Klaim Kemenag vs Ridwan Kamil Soal Beri Dana Miliaran ke Ponpes Al Zaytun

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 14:50 WIB

Reaksi Para Pejabat Pemerintah Soal Al Zaytun, Ada Unsur Politisasi?

Reaksi Para Pejabat Pemerintah Soal Al Zaytun, Ada Unsur Politisasi?

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 10:37 WIB

Menko PMK Muhadjir Soal Polemik Ponpes Al-Zaytun: Sensitif, Harus Hati-Hati

Menko PMK Muhadjir Soal Polemik Ponpes Al-Zaytun: Sensitif, Harus Hati-Hati

Your Say | Kamis, 22 Juni 2023 | 20:20 WIB

Terkini

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:46 WIB

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:29 WIB

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:23 WIB

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB