Demi untuk mewujudkan Timnas Indonesia yang tangguh PSSI kini tengah gencar mengumpulkan para pemain keturunan dengan label Grade A.
Bak gayung bersambut, keinginan PSSI di bawah Erick Thohir itu direspon positif oleh sejumlah pemain keturunan. Namun meski punya kualifikasi grade A, mereka kini berstatus tanpa klub.
Siapa saja mereka?
Pemain berusia 24 tahun ini secara terang-terangan mengaku ingin sekali membela Timnas Indonesia. Hal tersebut diungkapnya saat ngobrol di channel YouTube Yussa Nugraha.
"Saya ingin membela Timnas Indonesia saya sudah memikirkan hal tersebut dan akan sangat fantastis kalau bisa membela Indonesia. Akan menjadi mimpi yang jadi kenyataan," terangnya.
Jordy diketahui musim lalu membela ADO Den Hag. Eks pemain Feyenoord Rotterdam tersebut diketahui pernah membela Timnas Belanda U-16 serta U-20.
Tapi meski punya reputasi ciamik dan tekad yang tinggi untuk membela Timnas Indonesia, Jordy kini berstatus tanpa klub. Ia kini tengah mencari klub yang pas dengannya setelah memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak bersama klub FC Luzern yang merupakan salah satu klub kasta teratas liga Swiss.
Baca Juga: Vietnam Tiru Timnas Indonesia Cari 20 Nama Pemain Keturunan, Netizen Respon Gini
Pemain yang sempat membuat heboh publik tanah air usai mengibarkan bendera Indonesia di Liga Belanda tersebut nyatanya memang punya keinginan membela Timnas.
Pemain yang memiliki keturunan Maroko-Indonesia serta Belanda ini terang-terangan bahwa dirinya sangat terbuka bila ada panggilan dari Timnas Indonesia.
"Buat aku, dengan memperlihatkan bendera Indonesia saat Almere City promosi ke kasta teratas Liga Belanda, adalah bukti aku terbuka untuk Timnas Indonesia," ungkapnya kepada Yussa Nugraha.
Ilias Alhaft diketahui baru saja sukses mengantar klubnya Almere City promosi ke Eredivisie.
Tapi ia memilih meninggalkan klub tersebut ketika kontraknya habis per 30 Juni 2023.
Saat ini Alhaft berstatus tanpa klub dan menunggu untuk dikontrak salah satu klub Eredivisie.