Gaduh soal Jakarta International Stadium atau JIS yang belum standart FIFA hingga urung dilirik untuk gelaran Piala Dunia U-17 turut disoroti Teddy Gusnaidi.
Sebelumnya Stadion JIS ramai jadi perbincangan lantaran kabarnya bakal direnovasi agar sesuai standar FIFA dan bisa dipakai untuk keperluan Piala Dunia U-17.
Isu soal renovasi JIS yang merupakan peninggalan Gubernur Anies Baswedan itu menuai perdebatan. Spekulasi bermuatan politis pun mencuat.
Menanggapi rencana renovasi JIS itu, Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi meminta agar publik tak perlu gaduh.
Sebab, menurutnya urusan renovasi itu bukan karena ada unsur politik melainkan memang untuk memenuhi standart FIFA.
"Sebenarnya urusan JIS direnovasi karena memang tidak sesuai standart FIFA gak perlu dikaitkan dengan urusan politik," katanya seperti dikutip Selasa (4/7/2023).
Ia menjelaskan bahwa tak perlu memperdebatkan dan membela JIS. Ia mencontohkan ketika konser Dewa 19 yang digelar di stadion tersebut banyak orang kecewa lantaran aksesnya yang kurang memadai.
"Melihatnya mudah, tidak perlu berdebat panjang atau membela JIS. Lihat saja waktu konser Dewa 19, sebegitu banyak orang kecewa mengenai kondisi JIS. Bahkan disebut sebagai bencana dan neraka. Makanya harus diperbaiki, kenapa malah jadi gaduh?" tanyanya.
Sebelumnya Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku masih menunggu FIFA untuk mengecek langsung kondisi JIS apakah perlu direnovasi atau tidak.
Baca Juga: Stadion JIS Tak Terpilih Jadi Venue Konser Coldplay, DPRD DKI Jakarta: Harus Ada Evaluasi
"Nomer 1 FIFA nanti datang ngecek stadion mana yang sesuai standarnya kedua sebelum FIFA datang kita akan lakukan pengecekan gitu kan ya kita lihat. Kita tunggu FIFA dateng memutuskan di lapangan mana yang sesuai," terangnya.