Lolly mengakui bahwa dirinya tak pernah membenci ibunya, Nikita Mirzani. Bahkan penjelasannya yang terlihat dewasa dianggap settingan oleh netizen.
Seperti diketahui perseteruan Nikita Mirzani dan Lolly sempat memanas. Bahkan Lolly sampai mengatakan ibunya bagaikan iblis karena tak memperhatikan dirinya selama ini.
Namun Lolly sudah melunak dan apa yang dia lakukan sejauh ini tak sampai membenci ibunya. Pernyataan tersebut diungkapkan saat live streaming berupa video yang kembali di-repost oleh akun Instagram, @lambegosiip.
"Tunggu situasinya enggak memanas. Karena kalau api dilawan api itu, berapi-api terus. Enggak bisa aku, males ngapain. Tapi enggak benci mama ya, enggak, enggak aku enggak pernah benci mama aku sendiri," kata Lolly dikutip, Selasa (25/7/2023).
Ia menjelaskan kondisi dia yang sekarang memang sudah besar. Lolly menyebut memiliki jalan hidup sendiri sehingga tidak akan mudah disetir oleh orang lain.
"Aku udah gede, jadi aku punya jalan hidup aku sendiri gitu aja, tapi aku mah enggak pernah ngebenci mama aku. Gimana pun itu tetap mama aku," katanya.
"Kalau enggak ada dia di dunia ini juga aku enggak akan lahir aku tahu. Tapi emang aku sekarang itu lagi pengin fokus sekolah aja. Lagi pengin fokus sama masa depan aku aja. Masa depan aku yang aku pentingin," kata dia.
Lolly beranggapan bahwa dirinya akan menjadi dewasa, sehingga fokus terhadap dirinya di masa depan adalah hal utama yang akan dia kerjakan.
Pernyataannya itu justru menjadi bahan cibiran netizen. Tak sedikit yang menyebutkan bahwa ungkapan itu karena Lolly sudah kehabisan uang di London.
"Udah enggak punya duit, makannya ngomong kayak gitu," ujar salah satu netizen.
"Halah, karena punya pacar aja lu agak adem. Giliran kemarin lu mencak-mencak, ngatain emak lu, semprul nih bocah. Omongan berubah bae, kek bang bajaj lu ah," sindir lainnya.
Bahkan ada yang menduga bahwa perseteruan antara ibu dan anak tersebut adalah settingan untuk menaikkan pamor keduanya.
"Halah settingan-settingan, kongkalikong," kata lain.
Namun beberapa netizen justru merasa bahwa Lolly sudah mulai menyadari apa yang perlu ia lakukan. Tak perlu meledak-ledak menanggapi persoalan di keluarganya.