Malam Ini, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Km ke Arah Barat Daya

Suara Joglo

Jum'at, 28 Juli 2023 | 21:51 WIB
Malam Ini, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Km ke Arah Barat Daya
Arsip Foto. Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (2/4/2023). ((ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc))

Awan panas guguran kembali meluncur dari Gunung Merapi, Jumat (28/7/2023) malam sekira pukul 18.37 WIB. 

Berdasar data yang dihimpun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran meluncur dengan amplitudo max 65 mm dengan durasi 113 detik dan jarak luncurnya 1,5 km mengarah ke barat daya.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santosa menyebut bahwa awan panas guguran mengarah ke Kali Bebeng dan Krasak.

"Sama seperti biasa awan panas guguran mengarah ke kali Krasak dan Bebeng dengan angin mengarah ke timur," terangnya. 

Agus menjelaskan, aktivitas 6 jam terakhir sebelum terjadi awan panas guguran, minim jumlahnya. Aktivitasnya juga tidak begitu mencolok.

Selama 6 jam terakhir yaitu mulai pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, segara umum cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 17.6-18 °C, kelembaban udara 26-87.5 %, dan tekanan udara 873.5-917.3 mmHg.

"Gunung terlihat jelas. Asap kawah nihil," ujar dia.

BPPTKG mencatat terjadi 2 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke Barat daya atau Kali Bebeng. Sementara aktivitas kegempaan di antaranya gempa guguran sebanyak 33 dengan amplitudo 3-23 mm berdurasi 11.32-171.64 detik. Sementara gempa frekuensi rendah terjadi 1 dengan amplitudo 3 mm berdurasi 6.92 detik.

"Gempa hybrid/fase banyak ada 3 kali dengan amplitudo 3-4 mm, berdurasi 4.24-5.64 detik," tambahnya

Agus menambahkan, tingkat aktivitas masih sama dengan sebelumnya yaitu Level III atau berstatus Siaga. Kendati demikian dia meminta warga untuk tetap waspada. Pasalnya, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," imbaunya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukit Klangon, Tempat Camping dengan View Gunung Merapi di Jogja

Bukit Klangon, Tempat Camping dengan View Gunung Merapi di Jogja

Your Say | Senin, 24 Juli 2023 | 11:30 WIB

Sepekan Terakhir Gunung Merapi Luncurkan 281 Kali Guguran Lava ke Arah Barat hingga Selatan

Sepekan Terakhir Gunung Merapi Luncurkan 281 Kali Guguran Lava ke Arah Barat hingga Selatan

Jogja | Minggu, 23 Juli 2023 | 17:15 WIB

Daya Tarik Museum Gunung Merapi, Jadi Tempat Wisata Sejarah Serta Edukasi

Daya Tarik Museum Gunung Merapi, Jadi Tempat Wisata Sejarah Serta Edukasi

Your Say | Sabtu, 22 Juli 2023 | 16:35 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Video | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:00 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB