Sempat viral beberapa waktu lalu, nasi goreng kambing Kebon Sirih hadir dalam festival “Kampoeng Tempo Doeloe.” Bukan tanpa sebab, kepopuleran nasi goreng tersebut karena proses memasaknya yang dilakukan dalam porsi besar sekaligus.
Dibanderol dengan harga Rp60 ribu per porsinya, konsumen dapat menikmati nasi goreng beserta potongan kecil kambing goreng yang lezat. Telah hadir sejak 56 tahun lalu, nasi goreng kambing Kebon Sirih dapat dinikmati sebagai pengisi perut untuk waktu makan malam ataupun makan siang.
5. Rumah jajan Bu Nanik
Selesai menikmati hidangan “Kampoeng Tempo Doeloe” di tempat, jangan lupa membeli oleh-oleh untuk keluarga terkasih di rumah. Di gerai “Rumah jajan Bu Nanik”, konsumen dapat memilih berbagai makanan khas beberapa daerah, seperti pie susu dari Bali, keripik pisang dari Lampung, kue mochi dari Sukabumi, dan lainnya.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari belasan hingga ratusan ribu rupiah, tergantung varian oleh-oleh yang diinginkan. Sesuai namanya, “Rumah jajan Bu Nanik” juga menyediakan pisang madu, nangka madu, dan varian gorengan khas dari jenama “Bu Nanik.”
Sudah memutuskan akan memilih jajanan apa saat berkunjung ke “Kampoeng Tempo Doeloe”? Sebelumnya, perlu diingat bahwa setiap transaksi pembayaran di “Kampoeng Tempo Doeloe” hanya menerima pembayaran digital melalui dompet digital maupun transfer antarbank.
Untuk hari Senin - Kamis, “Kampoeng Tempo Doeloe” dibuka mulai pukul 16:00 - 22:00 WIB. Sedangkan hari Jumat, festival dibuka mulai pukul 16:00 - 23:00.
Pada hari Sabtu dan hari libur, “Kampoeng Tempo Doeloe” buka mulai pukul 11:00 - 23:00 dan hari Minggu buka pukul 11:00 - 22:00 WIB. Kunjungi laman situs resminya di www.JF3 Food festival.co.id dan media sosial Instagram mereka untuk informasi lebih lanjut.
Baca Juga: Setelah Viral, Pejabat DLH Buleleng Datangi Gunung Sampah Bali Utara, Ini Katanya