Timnas Indonesia U-23 tampaknya menemui jalan terjal di tengah persiapan jelang Piala AFF U-23. Sejumlah pemain yang sempat mempersembahkan emas di SEA Games Kamboja lalu batal memperkuat skuat Garuda.
Situasi sulit sepertinya tengah dihadapi Shin Tae-yong lantaran sejumlah pemain gagal bergabung bersama Timnas Indonesia U-23 untuk persiapan AFF U-23.
Setelah Witan Sulaeman, Rizky Ridho, Fajar Faturrohman dan Muhammad Adi Satryo, kini gilirah bek Alfeandra Dewangga serta wonderkid PSM Makassar Dzaky Asraf juga dipastikan batal memperkuat Timnas Indonesia U-23.
Padahal seperti diketahui, sebagian besar pemain yang absen tersebut sebelumnya merupakan skuat inti kala Timnas Indonesia sukses memetik medali emas perdana setelah 32 tahun lamanya puasa medali di ajang SEA Games.
Situasi yang pelik ini sejatinya pun telah dirasakan Shin Tae-yong sejak Rizky Ridho tak kunjung bergabung dalam sesi pemusatan latihan pekan lalu.
Coach Shin bahkan meyakini gelaran Piala AFF seharusnya ditiadakan lantaran jadwalnya yang berbenturan dengan kompetisi dan tak ada dalam kalender FIFA.
Sementara itu merespon absennya sejumlah pemain andalan Shin Tae-yong ditanggapi beragam oleh publik. Beberapa khawatir Timnas Indonesia bakal kesulitan di ajang dua tahunan tersebut.
"Minta e prestasi tapi....," sentil faris.
"Aduh kacau harusnya kiper aja yang gak usah dipanggil kanannya nanti ga ada fajar lemah dong," tulis chandra.
Baca Juga: Media Asing Sebut Timnas Indonesia U-23 Berpeluang Juara Karena Ada 6 Bintang, Siapa Saja?
Terlepas dari situasi itu, Senin (14/8/2023) hari ini, Timnas Indonesia U-23 rencananya akan berangkat ke Thailand untuk melakoni laga Piala AFF U-23.
Sementara skuat Garuda tengah bergelut dengan materi pemain, sang rival Malaysia yang berada satu grup bersama Timnas Indonesia di ajang AFF U-23 optimistis bisa membawa timnya ke final Piala AFF.
Mereka meyakini bisa tembus ke babak final meski hanya bermateri pemain dari kasta ketiga di kompetisi domestik Malaysia.
"Saya percaya dengan tim yang ada saat ini. Meski beberapa pemain kunci tidak bisa dipanggil karena ajang ini tidak ada dalam kalender FIFA," ucap Datuk Seri Shahril Mokhtar, dikutip dari Makan Bola.