Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB
Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman
Rumah warga Padukuhan Mriyan X, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, DIY, yang terkena teror api misterius, Senin (1/6/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Tim peneliti UGM menyatakan tidak ada indikasi hubungan antara sistem kelistrikan dengan kemunculan api di rumah warga Sleman.
  • Observasi lapangan menunjukkan tidak ditemukan medan elektromagnetik maupun kerusakan instalasi listrik yang memicu percikan api di lokasi.
  • PLN UP3 Sleman memastikan instalasi listrik di rumah tersebut dalam kondisi baik dan tidak mengalami kebocoran.

Suara.com - Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebut tidak ditemukan indikasi kuat yang menghubungkan kemunculan api dengan sistem kelistrikan di rumah warga Padukuhan Mriyan X, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, DIY.

Salah satu peneliti sekaligus Dosen Teknik Elektro UGM, Iswandi, mengatakan tim telah melakukan pengamatan terhadap kemungkinan pengaruh medan elektromagnetik maupun sumber listrik berdaya besar di sekitar rumah.

Namun, dari hasil observasi, tidak ditemukan keberadaan infrastruktur yang berpotensi menimbulkan efek tersebut.

"Untuk pengaruh dari medan elektromagnetik saya kira saya sudah mengamati sekitar-sekitar ini tidak ada sumber yang besar gitu ya, baik itu tower ataupun berupa tegangan tinggi tidak ada," kata Iswandi, kepada awak media, Senin (1/6/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut membuat dugaan keterkaitan antara kebakaran berulang dan medan elektromagnetik menjadi semakin lemah. Sejauh ini, tim belum menemukan faktor eksternal di sekitar rumah yang dapat menjelaskan kemunculan api dari sisi kelistrikan.

"Jadi saya kira tidak ada kaitannya dengan itu," ujarnya.

Iswandi turut menanggapi keluhan pemilik rumah mengenai kondisi listrik yang dinilai tidak stabil dan sempat menyebabkan beberapa peralatan mengalami gangguan.

Ia bilang fenomena tersebut tidak memiliki hubungan langsung dengan kemunculan api yang terjadi di berbagai titik secara acak.

"Saya kira itu (kelistrikan) bukan menjadi sebab ya, karena kan titik api itu munculnya di mana-mana. Bisa di luar, bisa di kamar mandi, bisa di dalam kamar," ungkapnya.

baca juga

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa jika memang terdapat gas yang mampu menyala tanpa membutuhkan pemantik, maka peran listrik dalam fenomena tersebut menjadi semakin kecil.

Kendati dugaan keterkaitan dengan kebakaran dinilai lemah, tim tetap akan mempelajari laporan mengenai ketidakstabilan listrik yang disampaikan penghuni rumah.

"Tentang keluhan tentang ketidakstabilan listrik yang merusak beberapa alat ya mungkin kami pelajari nanti, tapi saya kira itu tidak ada kaitannya dengan api yang ditimbulkan," tandasnya.

Sebelumnya, PLN UP3 Sleman juga telah memastikan bahwa tidak ada kebocoran instalasi listrik di rumah tersebut.

Manager PLN UP3 Sleman Ririn Harwati menuturkan PLN melalui Tim Teknik UP3 Sleman telah melakukan pemeriksaan lapangan di lokasi pada Jumat (29/5/2026) lalu.

"Kami cek ke lokasi kejadian dan tidak ditemukan adanya kebocoran instalasi listrik," kata Ririn.

Tim PLN pun tidak menemukan kerusakan lain yang berpotensi menyebabkan percikan api. Dari seluruh hasil pemeriksaan lapangan dapat dipastikan instalasi listrik di rumah tersebut dalam keadaan baik.

"Tidak ada kerusakan listrik di lokasi yang menjadi penyebab percikan api," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen

Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:55 WIB

Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri

Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:25 WIB

Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik

Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:01 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×