Kejagung Tunda Periksa Kandidat Pemilu Khawatir Dijadikan Alat Politik, Pukat UGM Berikan Saran Ini

Suara Joglo

Jum'at, 25 Agustus 2023 | 15:12 WIB
Kejagung Tunda Periksa Kandidat Pemilu Khawatir Dijadikan Alat Politik, Pukat UGM Berikan Saran Ini
ilustrasi pemilu ([Suara.com])

Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta jajarannya untuk menunda pemeriksaan laporan pengaduan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan para kandidat yang maju dalam Pemilu 2024 mendatang. Mulai dari calon presiden, wakil presiden serta calon legislatif. 

Hal ini dilakukan bukan tanpa sebab. Pasalnya Kejagung khawatir pemeriksaan aduan itu justru akan dijadikan alat politik saja.

Peneliti Pusat Studi Anti Korupsi (Pukat) UGM Zaenur Rohman mengaku memahami kebijakan yang dikeluarkan Kejagung itu. Salah satunya memang terkait dengan penegakan hukum yang berpotensi dijadikan kepentingan politik suatu golongan.

"Nah tetapi saya sadar sepenuhnya ketika Kejagung mengeluarkan kebijakan seperti ini. Barangkali di masa lalu ada proses-proses yang secara hukum mungkin itu bisa dicarikan dasarnya tapi sebenarnya konteksnya adalah proses penegakan hukum itu bukan ditujukan untuk penegakan hukum itu sendiri tetapi ditujukan untuk kepentingan politik," kata Zaenur, Jumat (25/8/2023).

Hal itu, kata Zaenur yang kemudian harus dihilangkan dalam faktor penegakan hukum di Indonesia. Dalam artian seharusnya proses penegakan hukum itu steril dari kepentingan-kepentingan non hukum seperti kepentingan politik. 

Ia menilai perlu ada evaluasi yang dilakukan oleh para penegak hukum. Agar tak kemudian menggunakan instrumen hukum sebagai alat untuk mencapai kepentingan-kepentingan politik.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekhawatiran itu adalah dengan memberi penegasan kepada seluruh aparat penegak hukum. Agar tidak kemudian dimanfaatkan oleh pihak tertentu. 

"Menurut saya langkah yang tepat itu adalah memberi penegasan kepada seluruh aparat penegak hukum untuk tidak menggunakan instrumen hukum sesuai dengan pesanan pihak manapun termasuk pihak-pihak yang sedang berkuasa," cetusnya. 

Ia menilai penundaan pemeriksaan oleh Kejagung ini bukan sesuatu yang sepenuhnya bijak untuk dilakukan. Pasalnya pemeriksaan para kandidat yang maju dalam kontestasi politik mendatang itu dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh masyarakat. 

baca juga

"Seharusnya yang dilakukan adalah satu bentuk perintah kepada para jajaran aparat penegak hukum, agar penegakan hukum itu jangan mau diintervensi oleh kekuasaan dari pihak manapun," tegasnya.

"Harusnya begitu, bukan melakukan penundaan pemeriksaan yang mengakibatkan hal-hal yang tadi saya sudah jelaskan," imbuhnya.

Selain mengakibatkan tidak terwujudnya prinsip equality before the law atau persamaan dihadapan hukum. Disampaikan Zaenur, keadilan yang tertunda ini juga sangat mungkin menghalangi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang utuh tentang calon-calon yang berkontestasi.

Di sisi lain juga berpotensi memberi ruang dan waktu lebih kepada pihak-pihak yang tersangkut sebuah perkara. Untuk kemudian melakukan berbagai upaya agar bisa terhindar dari proses-proses hukum.

"Misalnya ya bisa saja menghilangkan barang bukti, mempengaruhi saksi-saksi, melarikan diri. Itu semua sangat mungkin. Sehingga ya bagi saya seharusnya yang harus dilakukan adalah penegasan kepada seluruh aparat penegak hukum untuk tidak mau diorder, diperintah, diintervensi oleh pihak manapun demi kepentingan politik, harusnya seperti itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jejak Politik Effendi Simbolon: Ngaku Mau Maju Jadi Capres, Tak Nyaleg Lagi dari PDIP

Jejak Politik Effendi Simbolon: Ngaku Mau Maju Jadi Capres, Tak Nyaleg Lagi dari PDIP

News | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 15:04 WIB

Kejagung Tunda Periksa Aduan Korupsi Capres hingga Caleg, Pukat UGM: Padahal Bisa Jadi Pertimbangan Publik

Kejagung Tunda Periksa Aduan Korupsi Capres hingga Caleg, Pukat UGM: Padahal Bisa Jadi Pertimbangan Publik

Jogja | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 13:53 WIB

Ombudsman Soroti Kebijakan Pemerintah di Balik Korupsi Minyak Goreng

Ombudsman Soroti Kebijakan Pemerintah di Balik Korupsi Minyak Goreng

Bisnis | Jum'at, 25 Agustus 2023 | 13:09 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×