Hingga saat ini, Kholifah tidak mengetahui secara detail peristiwa yang merenggut nyawa anaknya itu. Ia menolak untuk mendapatkan cerita pilu itu dari keluarga yang pada malam kelabu itu bersama Mitha berada di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan.
Detail cerita itu, tak sanggup ia dengarkan yang pada akhirnya bisa membuat pikirannya semakin kalut dan membayangkan apa yang menimpa anak gadisnya. Perasaan yang menyayat hati, juga masih menyelimutinya ketika harus berkunjung ke Stadion Kanjuruhan.
Saat ini, Kholifah perlahan masih berusaha bangkit atas peristiwa yang menyebabkan anak gadisnya itu meninggal dunia. Ia tidak berharap banyak atas keadilan kepada para pihak yang harus bertanggung jawab pada Tragedi Kanjuruhan.
"Biar Tuhan yang mengadili mereka," katanya.