"Kita Tidak Mau Ada Cebong Kampret!" Tegas PDIP Jelang War Pemilu 2024

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 17 Februari 2023 | 18:13 WIB
"Kita Tidak Mau Ada Cebong Kampret!" Tegas PDIP Jelang War Pemilu 2024
Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]

Suara.com - PDI Perjuangan rupanya sangat terganggung dengan sejumlah istilah yang sempat muncul di Pilpres 2019. Istilah yang dimaksud adalah 'cebong' dan 'kampret', di mana istilah itu dipakai untuk mengkategorikan individu berdasarkan calon presiden yang mereka dukung dalam pemilu terakhir.

Partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri ini pun menegaskan tidak ingin dua istilah itu kembali muncul. Terlebih, pengelompokan 'cebong' dan 'kampret' berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

"(Istilah cebong kampret) itu kita hindarkan. Ini yang harus kita minimalisir baik itu di sosial media," tegas politisi PDIP Masinton Pasaribu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (17/2/2023).

"Kita (PDIP) tidak ingin lagi itu ada (istilah) cebong kampret (seperti Pemilu 2019) di dalam dunia nyata karena akan berdampak pada perpecahan," lanjutnya.

Sebagai gantinya, Masinton mengajak seluruh pihak yang ada di dunia politik untuk berpartisipasi dalam menjaga situasi kondusif dalam Pemilu 2024. Salah satunya dengan selalu mengutamakan politik yang membangun dan mencerdaskan masyarakat.

"Ini yang harus kita jaga. Teman-teman partai politik pasti punya tanggung jawab untuk menjaga kohesi sosial dan kohesi politik di Indonesia ini. Suasananya biar (Pemilu 2024) kondusif," pesan anak buah Megawati ini.

Selain itu, Masinton juga mengingatkan pentingnya pendidikan politik untuk masyarakat. Menurutnya, pendidikan politik bertujuan membuat rakyat tidak terjebak dalam polarisasi di Pilpres 2024.

"Kita harus politiknya, politik yang lebih konsepsional, sehingga perdebatannya mengajak kita pada pendidikan politik mencerdaskan dan tidak ada lagi fitnah," pungkas Masinton.

Disclaimer:

baca juga

Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perludem Tegaskan Tidak Ada Alasan Apapun Bagi MK Menunda Pemilu 2024

Perludem Tegaskan Tidak Ada Alasan Apapun Bagi MK Menunda Pemilu 2024

Kotak Suara | Jum'at, 17 Februari 2023 | 16:46 WIB

Pesan Megawati ke Cucunya: Cari Pacar yang Keren, Ganteng dan Tidak Pendek

Pesan Megawati ke Cucunya: Cari Pacar yang Keren, Ganteng dan Tidak Pendek

News | Jum'at, 17 Februari 2023 | 11:12 WIB

Apa Itu Politik Identitas yang Terang-terangan Diusung Partai Ummat Supaya Anies Menang?

Apa Itu Politik Identitas yang Terang-terangan Diusung Partai Ummat Supaya Anies Menang?

Kotak Suara | Jum'at, 17 Februari 2023 | 10:30 WIB

Megawati Ogah Cucunya Punya Pacar Pendek dan Jelek: Sayang Kalau Dipek Wong Elek!

Megawati Ogah Cucunya Punya Pacar Pendek dan Jelek: Sayang Kalau Dipek Wong Elek!

News | Jum'at, 17 Februari 2023 | 06:40 WIB

Cek Fakta: Malam Ini Amarah PDI P Memuncak, Gerebk Markas Ormas PA 212, Benarkah?

Cek Fakta: Malam Ini Amarah PDI P Memuncak, Gerebk Markas Ormas PA 212, Benarkah?

Blitz | Kamis, 16 Februari 2023 | 21:20 WIB

CEK FAKTA: Adian Napitupulu PDIP Sukses Bikin Malu SBY di Siaran Langsung Televisi

CEK FAKTA: Adian Napitupulu PDIP Sukses Bikin Malu SBY di Siaran Langsung Televisi

Metro | Kamis, 16 Februari 2023 | 18:56 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×