Megawati Ogah Cucunya Punya Pacar Pendek dan Jelek: Sayang Kalau Dipek Wong Elek!

Risna Halidi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 17 Februari 2023 | 06:40 WIB
Megawati Ogah Cucunya Punya Pacar Pendek dan Jelek: Sayang Kalau Dipek Wong Elek!
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri. (YouTube: BKKBN Official)

Suara.com - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sekaligus Presiden kelima Megawati Soekarnoputri tidak ingin cucunya memiliki pacar pendek dan jelek.

Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote space pada Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana yang digelar BKKBN, BPIP dan BRIN.

Awalnya, Ketua Umum PDIP tersebut bercerita tentangnya cucunya yang berjumlah tujuh orang, rerata memiliki postur tubuh yang tinggi.

"Cucu saya tujuh, lima perempuan, dua laki. Alhamdulillah mungkin akhir tahun ini, awal mula tahun ini, lima jadi sarjana. Woh gitu-loh. Sudah gitu tinggi-tinggi, keren-keren," kata Megawati.

Megawati pun mengingatkan para cucunya untuk tidak terburu-buru terpikat lawan jenis, jika ada yang menyukai.

"Jadi sekarang aku bilang, 'kalau ada yang naksir, enggak usah kelenger dulu ya. Dijejer-jejer aja, liatin dulu supaya tanding, jangan cari yang pendek ya," sebut Megawati.

Megawati menyinggung soal ilmu genetika. Dia meminta ketujuh cucunya, terutama yang perempuan, memilih pasangan dengan tinggi tubuh 180 cm.

"Saya bilang dari sisi ilmu genetika, itu merusak banget. Aduh enggak dah. Hayo ketawa loh. Wah iya-loh. Pokoknya saya ceplas ceplos. Loh, iya dong, maunya 180 (cm). Saya ngomongin dong ke cucu saya, yang keren dong, ganteng," ujarnya.

"Yang ini kan lima perempuan, cantik-cantik lagi, aduh aku ya sayang loh, kalau dipek wong elek (dimiliki orang jelek)," kata Megawati sambil tertawa.

baca juga
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan Tahun 2021 di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022). (ANTARA/HO-PDIP)
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan Tahun 2021 di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022). (ANTARA/HO-PDIP)

Pada kesempatan itu juga Megawati mendorong agar nilai yang Pancasila diimplementasi untuk mencegah dan menangani stunting, kekerasan pada perempuan dan anak, kekerasan dalam rumah tangga, serta kesiapsiagaan bencana.

"Dengan nilai-nilai Gotong Royong lintas sektoral, isu-isu tersebut pasti akan teratasi di negata kita," katanya.

Termasuk permasalahan sektor ekonomi dapat ditangani dengan gotong, sebutnya. Dia juga menyarankan masyarakat mengonsumsi makanan yang bergizi.

"Cara yang paling efektif adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan bergizi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Soekarnoputri Sebut Dirinya Manusia Unik di Indonesia: Saya Ini Anak Soekarno

Megawati Soekarnoputri Sebut Dirinya Manusia Unik di Indonesia: Saya Ini Anak Soekarno

News | Kamis, 16 Februari 2023 | 21:30 WIB

Pengamat: Ada Oligarki Lebih Berkuasa dari Pemerintah, Megawati Salah Satunya

Pengamat: Ada Oligarki Lebih Berkuasa dari Pemerintah, Megawati Salah Satunya

News | Minggu, 12 Februari 2023 | 18:16 WIB

Pernah Roasting Jokowi, Megawati Disebut Sebagai Salah Satu Oligarki di Belakang Presiden

Pernah Roasting Jokowi, Megawati Disebut Sebagai Salah Satu Oligarki di Belakang Presiden

News | Minggu, 12 Februari 2023 | 16:41 WIB

Terkini

Keciduk CCTV! Pria di Tambora Gasak Motor Teknisi WiFi yang Kuncinya Tergantung Demi Biaya Hidup

Keciduk CCTV! Pria di Tambora Gasak Motor Teknisi WiFi yang Kuncinya Tergantung Demi Biaya Hidup

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:15 WIB

Analisis Taktik Mendalam Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Analisis Taktik Mendalam Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Sulsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:09 WIB

Beri Kail Bukan Ikan: Inspirasi Cinta Laura Biayai Kuliah Asisten Pribadinya

Beri Kail Bukan Ikan: Inspirasi Cinta Laura Biayai Kuliah Asisten Pribadinya

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:05 WIB

Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan

Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:43 WIB

Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina

Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina

Sulsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:29 WIB

Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z

Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:15 WIB

Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Riau | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:12 WIB

Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik

Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:10 WIB

Ekosida Peradaban Air Sumsel, Ketika Lahan Basah Tak Lagi Menjadi Ruang Hidup

Ekosida Peradaban Air Sumsel, Ketika Lahan Basah Tak Lagi Menjadi Ruang Hidup

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:06 WIB

Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?

Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:05 WIB

×