Asal Airlangga Cawapres, Golkar Tinggal Tunjuk Hidung Dukung Ganjar atau Prabowo

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Kamis, 27 April 2023 | 16:50 WIB
Asal Airlangga Cawapres, Golkar Tinggal Tunjuk Hidung Dukung Ganjar atau Prabowo
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Partai Golkar dirundung dilema usai PPP mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden. Golkar bersama PAN di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) kini harus menentukan pilihan ke mana kapal akan berlabuh.

Ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan KIB. Pertama ikut jejak PPP mengusung Ganjar. Pilihan kedua yang rasional, yakni mengalihkan dukungan untuk pencapresan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melalui koalisi besar.

Tetapi memilih satu dari dua pilihan yang ada, tentu harus melalui banyak pertimbangan. Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute (TII) Arfianto Purbolaksono mengatakan arah politik KIB bergantung dengan kebijakan masing-masing partai.

Mengingat PPP sudah mengambil keputusan, berarti saat ini tinggal menunggu kebijakan Golkar dan PAN. Arfianto mengatakan Golkar tentu punya hitungan tersendiri untuk memilih antara Ganjar atau Prabowo.

"Artinya akan medukung Pak Ganjar atau Pak Prabowo ya itu akan menjadi sebuah pilihan dari internalnya Partai Golkar. Mana yang akan menguntungkan mereka untuk bisa mendapatkan posisi-posisi strategis di pemerintahanya nanti di pasca 2024," kata Arfianto, Kamis (27/4/2023).

Golkar yang sebelumnya mengusung pencapresan Ketua Umum mereka, Airlangga Hartarto pasti punya daya tawar tinggi. Minimal, bila ingin mendukung satu di antara Ganjar atau Prabowo, Golkar akan menawarkan proposal sebagai cawapres untuk kader mereka. Baik itu Airlangga maupun kader lain yang potensial.

"Ya tentunya negosiasinya akan dihadapkan dengan Golkar akan meminta tentunya posisi-posisi yang lebih strategis dibanding posisi hari ini. Misalkan apakah menyorongkan nama Airlangga sebagai wapres ataupun ada kader lainnya yang itu dirasa memenuhi syarat popularitas juga elektabilitas yang cukup baik untuk sama-sama mendorong pasangan capres dan juga cawapres untuk memenangkan Pemilu 2024," tutur Arfianto.

"Misalkan ya tadi, apakah Pak Airlangga atau Pak Ridwan Kamil atau ada kader Golkar lainnya," sambungnya.

Sama halnya dengan Golkar, PAN dipredikai akan memeberikan arah dukungan kepada mereka yang bisa mengakomodir kepentingan politik PAN.

baca juga

"Kalau PAN rasanya sih mirip-mirip dengan PPP. Jadi memang yang penting adalah bagaimana konsolidasi partai di internal partai PAN itu cukup kuat dan juga bisa memiliki saham, dalam tanda kutip saham untuk bagaimama memenangkan pasangan calon yang itu nantinya akan memimpin pemerintahan ke depan," ujar Arfianto.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga memandang pengusungan terhadap Ganjar Prabowo oleh PPP merupakan hal yang biasa. Hanya saja ia menyoroti perihal etika deklarasi calon presiden oleh PPP.

Pasalnya, PPP tercatat saat ini merupakan partai di Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB. Koalisi yang beranggotakan Golkar, PAN, dan PPP.

"Kami melihat dari masalah etis aja, kok mereka mendeklarasikan capres tanpa bersama-sama dengan KIB," kata Lamhot kepada wartawan melalui keterangannya, Kamis (27/4).

Kendati demikian, Golkar tidak mempermasalahkan sikap PPP terkait capres lantaran menjadi kedaulatan masing-masing partai.

Sama halnya dengan Golkar yang dikatakan Lamhot tetap konsisten mendukung Ketua Umum Airlangga Hartarto pada kontestasi Pilpres 2024. Ia menegaskan bahwa Golkar masih memiliki banyak opsi dalam rangka mengusung Airlangga pada pilpres yang akan datang, termasuk bersama Partai Gerindra.

"Komunikasi politik dengan parpol lain terus dilakukan dan juga masih banyak teman parpol lain yang masih ingin berkoalisi dengan Golkar yang mempunyai visi dan platform perjuangan yang sama untuk membangun bangsa dan negara ini," kata Lamhot.

Lamhot menyampaikan Golkar saat ini sedang fokus membangun koalisi besar yang bersifat koalisi tengah. Opsi koalisi tengah ini diharapkan Golkar dapat menghindari terjadinya polarisasi antara koalisi kanan dan koalisi kiri.

Kekinian penjajakan pembentukan koalisi besar terus berjalan. Rencana terdekat, segera mendeklarasikan siapa capres pilihan.

"Komunikasi dengan parpol lain masih terus berjalan, dan kemungkinan besar dalam waktu dekat koalisi besar akan mengumumkan pasangan calon yang akan diusung pada pilpres 2024," tutur Lamhot.

KIB Condong ke Prabowo

PPP telah menetapkan Ganjar sebagai calon presiden pilihan. Kekinian nama Ganjar bakal disodorkan ke Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB.

Wakil Sekretaris Jenderal PAN Fikri Yasin mengatakan hal itu tidak masalah. Ia menganggap bagus bila PPP sudah menentukan Ganjar sebagai capres.

"Ya bagus artinya mereka sudah final dengan siapa capresnya," kata Fikri dihubungi, Rabu (26/4).

Sementara itu perihal Ganjar, Fikri mengaku nama gubernur Jawa Tengah itu memang sempat menjadi capres potensial yang akan diusung PAN. Tetapi kekinian tidak. PAN condong memilih Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto.

"Soal kaitan dengan kita, memang potensi capres kita awalnya Ganjar Pranowo tapi saat ini Prabowo juga masuk dalam kajian kita," kata Firki.

Meski begitu, PAN belum resmi menentukak siapa capres pilihan. Tetapi yang pasti namanya tidak jauh dari yang sudah beredar.

Terkait nama Prabowo yang kini menggantikan Ganjar sebagau capres potensial, ternyata tidak dialami PAN. Melainkan di internal KIB itu sendiri.

"Yaa di akhir-akhir ini nama Prabowo juga menguat di internal KIB," kata Fikri.

Di luar PPP yang memilig Ganjar, masih ada Partai Golkar yang ternyata juga melirik Prabowo sebagai capres. Hal ini diamini Fikri.

"Ya begitulah kondisi saat ini," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Deklarasi Ganjar Pranowo Pikat PPP dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Terancam Bubar?

PDIP Deklarasi Ganjar Pranowo Pikat PPP dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Terancam Bubar?

Serang | Kamis, 27 April 2023 | 16:40 WIB

Tak Bahas Soal Pilpres, Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno Sepakat Bangun Kemandirian Desa

Tak Bahas Soal Pilpres, Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno Sepakat Bangun Kemandirian Desa

Jawa Tengah | Kamis, 27 April 2023 | 16:26 WIB

PDI Perjuangan Langsung 'Kawin Politik' dengan PPP, Hasto Kristiyanto Buka Suara

PDI Perjuangan Langsung 'Kawin Politik' dengan PPP, Hasto Kristiyanto Buka Suara

Serang | Kamis, 27 April 2023 | 16:19 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×