Plus Minus Jika Pemilu 2024 Balik Lagi ke Sistem Proporsional Tertutup

Senin, 29 Mei 2023 | 17:19 WIB
Plus Minus Jika Pemilu 2024 Balik Lagi ke Sistem Proporsional Tertutup
Ilustrasi Pemilu - Sejumlah awak media mengikuti simulasi proses pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Bahasan terkait wacana Pemilu sistem proporsional tertutup seperti tak ada habisnya. Adapun kini muncul isu bahwa seorang praktisi hukum kondang mengantongi informasi bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) memberi lampu hijau terkait wacana Pemilu 2024 dilakukan dengan sistem proporsional tertutup alias rakyat hanya memilih gambar partai, bukan nama caleg.

"Pagi ini saya mendapatkan informasi penting. MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup, kembali memilih tanda gambar partai saja," ketik Denny di caption unggahan Instagram pribadinya, @dennyibdrayana, Minggu, (28/5/2023).

Menjawab bola api pengakuan Denny tersebut, MK melalui juru bicaranya, Fajar Laksono mengungkap bahwa pihaknya bahkan belum mengadakan pembahasan terkait sistem Pemilu di 2024 mendatang.

Plus minus Indonesia kembali terapkan Pemilu sistem proporsional tertutup

Lantas, mengapa pengakuan Denny sebegitu berpengaruh membuat publik riuh? Apakah sistem proporsional tertutup membuat Indonesia merugi?

Pengamat politik Universitas Airlangga Surabaya, Airlangga Pribadi kepada wartawan membeberkan untung-rugi yang diterima Indonesia ketika sistem proporsional tertutup kembali dicanangkan seperti di masa lalu.

Airlangga mengungkap bahwa ternyata sistem ini memiliki kerugian yang lebih besar ketimbang keuntungannya.

Bagi Airlangga, sistem proporsional tertutup itu ingin membangun kembali kekuatan otoritas politik berbasis partai yang menentukan proses-proses politik yang berlangsung.

Dalam artian yang sederhana, partai politik yang nantinya akan memilih kadernya, ketimbang rakyat yang memilih sendiri dari beberapa pilihan tokoh politik yang mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif atau caleg.

Baca Juga: Begini Spesifikasi Kotak Suara di Pemilu 2024

Airlangga mengamati sistem proporsional terbuka membuat partai alih-alih menjadi wadah penguatan politik justru menjadi tempat berjamurnya benturan internal.

Airlangga juga mengungkap sistem ini membuat politik uang lebih marak, lantaran para politisi di dalam kader berlomba-lomba untuk menghimpun sumber daya sehingga akan mengungguli pesaingnya di partai politik yang sama.

Pakar politik tersebut juga menegaskan pertarungan politik lebih mengedepankan pertarungan individu daripada partai sehingga memperoleh kesimpulan bahwa sistem pemilu proporsional terbuka lebih baik.

Mengingat kembali pemilu sistem proporsional terbuka di masa Orba

Terkait dengan apa yang dipaparkan Airlangga, kita bisa menilik kembali penyelenggaraan Pemilu di masa Orde Baru alias Orba.

Mengutip buku Evaluasi Sistem Pemilu di Indonesia 1955-2021 karya Muhammad Nizar Kherid, sistem ini digunakan di Orde Baru dan dianggap tidak demokratis dan memunculkan hegemoni parpol yang sangatlah besar.

Pasalnya, hubungan partisipasi dan apresiasi publik semakin sempit lantaran tidak punya kuasa untuk memilih anggota legislatif. 

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI