Disinggung Hasto Kristiyanto, Seperti Apa Perubahan Mendadak di Sistem Pemilu 2009?

Farah Nabilla

Minggu, 04 Juni 2023 | 17:20 WIB
Disinggung Hasto Kristiyanto, Seperti Apa Perubahan Mendadak di Sistem Pemilu 2009?
Ilustrasi pemilu. (Suara.com/Ema Rohimah)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto baru-baru ini menyebut pernah terjadi perubahan sistem politik untuk menaikkan suara Partai Demokrat saat Pemilu 2009 silam.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hasto saat merespons pengakuan dari pakar hukum tata negara, Denny Indrayana terkait dengan dugaan MK yang akan mengubah sistem pemilu dengan sistem proporsional tertutup. Hasto menilai bahwa pernyataan Denny tersebut berlebihan.

Hasto justru sempat menyinggung terkait dengan perubahan sistem pemilu di tahun 2008 yang dilakukan untuk menaikkan suara Demokrat. Hasto menyebut perubahan tersebut bahkan dilakukan beberapa bulan sebelum Pemilu 2009. Namun, Hasto tidak menyebutkan perubahan sistem yang dimaksud.

Selain itu, Hasto juga justru mempertanyakan informasi yang diklaim oleh Denny. Menurutnya informasi tersebut keliru karena Denny tinggal di Australia. Hasto bahkan menantang Denny agar membuat surat terbuka berisikan penjelasan perubahan sistem politik di tahun 2008 guna menaikkan suara Partai Demokrat.

Hasto juga mempersilakan kepada seluruh pihak agar memastikan hal tersebut di beberapa daerah yang ada di Jawa Timur berkaitan dengan perolehan suara Demokrat saat Pemilu 2009.

Lantas, seperti apa sistem Pemilu 2009 yang dimaksud oleh Sekjen PDIP tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Pemilu Tahun 2009

Diketahui, Pemilu di tahun 2009 untuk memilih Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dilaksanakan dengan menggunakan sistem perwakilan berimbang (proporsional) dengan sistem daftar calon terbuka.

Adapun kursi yang dimenangkan pada setiap partai politik mencerminkan proporsi total suara yang didapatkan oleh setiap parpol.

baca juga

Mekanisme untuk sistem ini memberikan peran yang besar kepada pemilih untuk menentukan sendiri wakilnya, yang hendak di lembaga perwakilan. Calon terpilih yakni mereka yang memiliki suara terbanyak.

Untuk memilih Anggota DPD, dilaksanakan melalui sistem distrik berwakil banyak. Distrik tersebut yakni Provinsi, dimana pada tiap provinsi mempunyai empat perwakilan.

Asas pemilu yang diterapkan di tahun 2009 yakni asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Adapun dasar hukumnya antara lain yaitu Undang-Undang Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum, Undang-Undang Nomor 2 tahun 2008 tentang Partai Politik, Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, serta Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilihan.

Pemenang Pemilu 2009

Dalam Pemilu 2009, terdapat tiga pasangan yang menjadi capres dan cawapres, diantaranya yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dengan Boediono, Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto, dan Jusuf Kalla dengan Wiranto.

Dalam pelaksanaan Pemilu tersebut, pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono berhasil menang dengan suara 73.874.562 atau persentase 60,8%.

Suara terbanyak kedua dimenangkan oleh Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto dengan saura 32.548.105 atau persentase 26,79%, lalu di urutan ketiga yakni Jusuf Kalla dan Wiranto yang berhasil meraih suara 15.081.814 atau persentase 12,41%.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Hakim Anwar Usman, Buka Suara soal Penolakan Sistem Pemilu

Profil Hakim Anwar Usman, Buka Suara soal Penolakan Sistem Pemilu

News | Minggu, 04 Juni 2023 | 16:54 WIB

Jokowi Siap Cawe-cawe di Pemilu 2024, Hasto PDIP: Harus Kita Sambut Sebagai Energi Positif

Jokowi Siap Cawe-cawe di Pemilu 2024, Hasto PDIP: Harus Kita Sambut Sebagai Energi Positif

News | Minggu, 04 Juni 2023 | 16:39 WIB

Klaim KIB Belum Bubar Meski PPP dan PAN Merapat ke Ganjar, Golkar: Zulhas Komunikasi ke Airlangga Saat ke Markas PDIP

Klaim KIB Belum Bubar Meski PPP dan PAN Merapat ke Ganjar, Golkar: Zulhas Komunikasi ke Airlangga Saat ke Markas PDIP

Kotak Suara | Minggu, 04 Juni 2023 | 15:20 WIB

Hasto PDIP: Sebut Jokowi dan Ganjar Sehati, Bikin Calon Lain Iri

Hasto PDIP: Sebut Jokowi dan Ganjar Sehati, Bikin Calon Lain Iri

News | Minggu, 04 Juni 2023 | 13:40 WIB

6 Penjelasan Penting Denny Indrayana Berani 'Bocorkan' Putusan MK, Singgung Kezaliman

6 Penjelasan Penting Denny Indrayana Berani 'Bocorkan' Putusan MK, Singgung Kezaliman

Deli | Minggu, 04 Juni 2023 | 12:45 WIB

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Edy Rahmayadi: Terbuka Ini yang Terbaik untuk Indonesia

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Edy Rahmayadi: Terbuka Ini yang Terbaik untuk Indonesia

Sumatera | Minggu, 04 Juni 2023 | 12:24 WIB

Sikap Golkar Soal Pilpres 2024 Masih Terbuka, Airlangga: Satu Dua Bulan Lagi Diputuskan

Sikap Golkar Soal Pilpres 2024 Masih Terbuka, Airlangga: Satu Dua Bulan Lagi Diputuskan

News | Minggu, 04 Juni 2023 | 12:15 WIB

Terkini

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:51 WIB

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:48 WIB

DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu

DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:43 WIB

DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan

DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:34 WIB

Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!

Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:17 WIB

Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh

Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:04 WIB

Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot

Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:01 WIB

BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara

Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

×