Calon Presiden Kriteria Jokowi

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 15 Juni 2023 | 22:09 WIB
Calon Presiden Kriteria Jokowi
Presiden Joko Widodo alias Jokowi (Instagram/@jokowi)

Suara.com - Banyak pihak melemparkan kritik yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo alias Jokowi terlalu cawe-cawe di internal partai politik, dalam hal ini PDIP dan koalisinya, dalam menentukan kandidat calon presiden (capres).

Sebagai presiden yang akan segera meninggalkan jabatannya, menjadi hal yang wajar apabila Jokowi memiliki kriteria capres tersendiri. 

Capres kriteria Jokowi ini bahkan pernah terang-terangan dia sampaikan dalam peluncuran Indonesia Emas 2045 di Djakarta Theatre, Jakarta, Kamis (15/6/2024). Dia menekankan bahwa suksesornya kelak haruslah orang yang mampu memegang estafet kepemimpinan alih-alih memulai pembangunan dari nol lagi.

"Kepemimpinan itu ibarat tongkat estafet, bukan meteran pom bensin. Kalau meteran pom bensin itu dimulai dari nol lagi. Apakah kita mau seperti itu? Ndak, kan?" kata Jokowi. 

Tak sekadar melanjutkan, Jokowi juga ingin pemimpin setelahnya mampu meningkatkan kualitas pembangunan. Apabila diibaratkan, jika Jokowi sudah melakukan pembangunan hingga ke taraf SMA, maka presiden selanjutnya harus bisa melanjutkan hingga ke tingkat universitas, S-2, bahkan S-3. Hal ini dibutuhkan agar pembangunan di Indonesia konsisten dan bukan malah berjalan mundur seperti senam poco-poco. 

Keberlanjutan pembangunan ini penting untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Jokowi secara jujur menyatakan kekhawatiran jika visi Indonesia Emas 2045 ini gagal dicapai, pemimpin berikutnya enggan meneruskan pembangunan termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN. 

Visi Indonesia Emas 2045

Mengutip bappenas.go.id, visi Indonesia Emas 2045 berpatokan pada empat pilar penting yaitu (1) Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, (2) Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, (3) Pemerataan Pembangunan, serta (4) Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan. 

Keempat pilar tersebut dibangun di atas Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar berbangsa bernegara dan konstitusi, dengan tujuan untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Baca Juga: Saling Sindir, Hubungan Jokowi dengan Anies Makin Rumit Menjelang Pilpres

Sebagai contoh dalam pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, di 2045 mendatang, Indonesia menargetkan percepatan pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat, peningkatan peran kebudayaan dalam pembangunan, peningkatan sumbangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan, peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup, serta reformasi ketenagakerjaan. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI