Terikat Kerja Sama Politik Dukung Ganjar Capres, Sandiaga Sebut PPP Tak Ada Niat Bikin Koalisi Baru

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 27 Agustus 2023 | 17:45 WIB
Terikat Kerja Sama Politik Dukung Ganjar Capres, Sandiaga Sebut PPP Tak Ada Niat Bikin Koalisi Baru
Terikat Kerja Sama Politik Dukung Ganjar Capres, Sandiaga Sebut PPP Tak Ada Niat Bikin Koalisi Baru. (Suara.com/Mae Harsa)

Suara.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP, Sandiaga Uno menyatakan tak ada pilihan alternatif untuk membentuk koalisi baru menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ia menyatakan, partai lambang kakbah itu masih tetap setia mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) dan berkoalisi dengan PDI-P.

Sebab, kata eks Wakil Gubernur DKI itu, PPP sudah terikat kontrak politik bersama dengan PDIP untuk mendukung Ganjar sebagai Capres. Hingga saat ini, pihaknya masih mempertahankan keputusan itu.

Hal ini dikatakan Sandiaga usai menghadiri Rapat Bappilu DPP PPP, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (27/8/2023)

"Tidak ada alternatif, kami terikat kerja sama politik, kami tidak membicarakan alternatif, kami fokus kepada kerja sama politik yang sudah ditandatangani dan kami dikuatkan oleh rapimnas tanggal 14 Juni. Di mana, Rapimnas telah memutuskan dan 17 Juni telah dikukuhkan perjuangan kami bersama PDIP," ujar Sandiaga.

Karena tidak ada alternatif lain, Sandiaga meminta para kader PPP untuk tak memikirkan opsi lain pembentukan koalisi baru.

"Tapi mereka fokus saja Istikamah karena memang di PPP ini poin pertama dalam perjuangannya adalah ibadah jadi kita ibadah yang pertama, dan ke-6 itu istikamah," katanya.

Sandiaga tak mau bicara lebih lanjut soal komunikasi koalisi baru bersama PKS dan Demokrat lantaran wewenang itu merupakan milik Plt Ketua Umum PPP Mardiono. Namun, ia menyarankan Mardiono untuk mencermati dinamika politik ke depannya.

Bakal capres dari PDIP, Ganjar Pranowo bertemu Sandiaga Uno dalam acara Silaturahmi Bersama Ulama dan Tokoh Agama se-Kabupaten Bogor di kediaman tokoh PPP Rachmat Yasin, Sabtu (22/7/2023). (Dok. DPP PDIP)
Bakal capres dari PDIP, Ganjar Pranowo bertemu Sandiaga Uno dalam acara Silaturahmi Bersama Ulama dan Tokoh Agama se-Kabupaten Bogor di kediaman tokoh PPP Rachmat Yasin, Sabtu (22/7/2023). (Dok. DPP PDIP)

"Tapi saya akan mengusulkan seperti yang saya sampaikan bahwa kita harus mampu utk bisa mengajak berjuang bersama dalam dinamika politik yang terjadi," pungkasnya.

Diketahui Sandiaga saat ini masih diperjuangkan untuk menjadi cawapres Ganjar. Sementara di satu sisi Anies merupakan capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang dibentuk NasDem, PKS, dan Partai Demokrat.

baca juga

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menilai wacana duet Ganjar-Anies menjadi bukti bahwa percepatan pembangunan yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memang perlu dilanjutkan

"Menurut saya, jika itu diwujudkan itu menunjukkan memang akhirnya berkaitan dengan survei yang tadi, bahwa ada pemikiran bagaimana aspirasi masyarakat untuk melanjutkan program-program Pak Jokowi yang berpusat di bidang ekonomi dan juga bagaimana menyatukan seluruh kekuatan dan tentunya setiap ada potensi untuk mempersatukan PPP harus menerima dengan tangan terbuka dan harus memastikan juga bahwa ini memang betul-betul yang diinginkan masyarakat," tutur Sandiaga di Makassar, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (23/8/2023).

Ia mengatakan segala silaturahmi yang belakangan terjadi harus dianggap sebagai sesuatu yang positif dan harus disambut dengan penuh optimisme.

"Namun tentunya saya juga ingin mengajak berbicara lebih dekat temen-temen dari PKS dan juga dari Demokrat, khususnya Mas AHY, karena ini adalah bagian yang tidak terpisahkan agar kita semua merangkul, supaya kita bisa berjuang bersama demi target Indonesia Maju Indonesia Emas di 2045," tutur Sandiaga.

Wacana Duet Sandiaga-AHY

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menilai wajar bila ada sejumlah wacana menjadikan Sandiaga Uno sebagai calon presiden, lalu dipasangkan dengan figur lain sebagai cawapresnya. Termasuk soal wacana Sandiaga-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simbol Jokowi Dukung Prabowo di Pilpres 2024 Semakin Terlihat Jelas

Simbol Jokowi Dukung Prabowo di Pilpres 2024 Semakin Terlihat Jelas

Kotak Suara | Minggu, 27 Agustus 2023 | 17:28 WIB

Sandiaga Ungkap Wacana Koalisi Baru Bareng Demokrat-PKS, PPP: Kami Masih Konsisten Dukung Ganjar!

Sandiaga Ungkap Wacana Koalisi Baru Bareng Demokrat-PKS, PPP: Kami Masih Konsisten Dukung Ganjar!

Kotak Suara | Minggu, 27 Agustus 2023 | 17:20 WIB

Ajak Relawan Ikhtiar Menangkan Pilpres 2024, Anies: Ini Menjadi Ringan dan Dapat Diwujudkan

Ajak Relawan Ikhtiar Menangkan Pilpres 2024, Anies: Ini Menjadi Ringan dan Dapat Diwujudkan

News | Minggu, 27 Agustus 2023 | 17:10 WIB

Disindir Fahri Hamzah, Membandingkan Pidato Puan dan Ganjar, Lebih Kuat Mana?

Disindir Fahri Hamzah, Membandingkan Pidato Puan dan Ganjar, Lebih Kuat Mana?

News | Minggu, 27 Agustus 2023 | 12:17 WIB

Terkini

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

×