Awal 'Permusuhan' SBY dan Megawati, Benarkah Bermula dari Peristiwa Kudatuli?

M Nurhadi

Minggu, 10 September 2023 | 16:35 WIB
Awal 'Permusuhan' SBY dan Megawati, Benarkah Bermula dari Peristiwa Kudatuli?
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Masyarakat Indonesia sepertinya tidak akan pernah lupa bahwa Megawati Soekarno Putri dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah mengalami'permusuhan' atau dikenal dengan perang dingin. Asal mula 'Permusuhan SBY dan Megawati diisukan bermula dari peristiwa Kudatuli, benarkah?

Perang dingin antara SBY dan Megawati pasti akan dibahas kembali menjelang event Pemilu. Hal ini karena asal mula 'permusuhan' SBY dan Megawati sendiri dimulai saat momentum Pilpres 2004.

Sehingga, setiap kali akan menjelang acara Pemilihan Umum, publik Indonesia akan dengan mudahnya teringat kembali dengan peristiwa 'permusuhan' tersebut.

Dua pemimpin negara ini dulu pernah dekat, tetapi renggang karena insiden Kuda Tuli. Apa itu Insiden Kuda Tuli?

Insiden Kuda Tuli merupakan singkatan dari Kerusuhan Dua puluh Tujuh Juli. Pada saat itu, PDIP yang masih bernama PDI menjadi target permusuhan oleh salah satu oknum dari salah satu partai. Akibat dari serangan kerusuhan itu salah satu kantor DPP PDI juga menjadi sasaran massa. 

Dikarenakan kerusuhan tersebut, SBY dituduh terlibat di balik insiden kerusuhan tersebut. Sejak kejadian tersebut, PDI bahkan mengganti namanya menjadi PDIP atau Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. 

Pada saat itu, Megawati masih menjabat sebagai Presiden RI, periode tahun 2001 sampai 2004. Sedangkan SBY ditunjuk oleh Megawati sebagai Menko Polkam (Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan). 

Skandal kerusuhan tersebut memicu keputusan dari pihak SBY mengudurkan diri sebagai Menko Polkam. Usai mengundurkan diri, beredar isu bahwa SBY mulai tidak dihargai oleh Megawati Soekarno Putri.

Sejumlah hal yang dibahas menjadi bukti bahwa Mega mengucilkan SBY dimulai ketika Mega menanyai SBY apakah dia berniat mencalonkan diri sebagai Presiden pada Pemilu 2004. Akan tetapi, SBY selalu berkata sedang berfokus pada tugasnya sebagai menteri. 

baca juga

Mega yang sudah curiga kepada SBY pun tidak melibatkan SBY dalam pembahasan Peraturan Pemerintah (PP) tentang kampanye Pejabat Tinggi Negara. SBY juga pernah mengirim surat kepada Megawati tentang tugas-tugasnya sebagai Menko Polkam,tetapi surat tersebut tak dibalas. 

Maka, menyadari sikap Megawati yang kian berubah, SBY pun memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai menteri.

Perang dingin ini menjadi memanas dan puncaknya pada pemilu 2004. SBY muncul sebagai calon presiden pada pemilihan umum tahun 2004 tersebut. SBY gencar berkampanye dengan Partai Demokrat dan bahkan terpilih sebagai Presiden pada Pemilu 2004. 

Kejadian 'permusuhan' tersebut berdampak pada hubungan kedua partai. Anggota partai dari kedua belah pihak sulit untuk disatukan. 

Bahkan SBY, saat menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat mengaku kesulitan untuk berkoalisi dengan Partai PDIP, yang waktu pemilihan presiden 2019 mencalonkan Joko Widodo sebagai presiden. SBY menyebut kendala terbesar adalah persoalan 'permusuhan' di masa lalu yang menyebabkan hubungannya dengan Megawati Soekarno Putri tidak harmonis. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ultimatum Kader PDIP Banten karena Banyak Sampah, Hasto Ungkap Cerita Katak dan Nyamuk di Rumah Megawati

Ultimatum Kader PDIP Banten karena Banyak Sampah, Hasto Ungkap Cerita Katak dan Nyamuk di Rumah Megawati

News | Minggu, 10 September 2023 | 16:16 WIB

Soal Joko Santoso Diduga Pukul Kader PDIP, Gerindra Serahkan ke Polisi: Itu Ranah Pidana

Soal Joko Santoso Diduga Pukul Kader PDIP, Gerindra Serahkan ke Polisi: Itu Ranah Pidana

News | Minggu, 10 September 2023 | 16:05 WIB

Perusahaan TV Milik Hary Tanoe Tayangkan Ganjar saat Adzan, Kampanye Pro-PDIP?

Perusahaan TV Milik Hary Tanoe Tayangkan Ganjar saat Adzan, Kampanye Pro-PDIP?

Bisnis | Minggu, 10 September 2023 | 15:48 WIB

Bentak Kader PDIP Gegara Bendera, Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Joko Santoso Resmi Dipecat!

Bentak Kader PDIP Gegara Bendera, Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Joko Santoso Resmi Dipecat!

News | Minggu, 10 September 2023 | 15:29 WIB

Heboh Dukungan Legenda Persib untuk Ganjar Pranowo, Ketua PDIP Jabar Klaim Seperti Ini

Heboh Dukungan Legenda Persib untuk Ganjar Pranowo, Ketua PDIP Jabar Klaim Seperti Ini

Jabar | Minggu, 10 September 2023 | 15:14 WIB

Hasto: PDIP Bangun Kantor di Daerah Terinspirasi Dari Museum SBY-ANI

Hasto: PDIP Bangun Kantor di Daerah Terinspirasi Dari Museum SBY-ANI

News | Minggu, 10 September 2023 | 15:06 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×