Punya 7 Tuntutan, Massa Solidaritas Palestina Ancam Gelar Aksi Besar-besaran Kalau Tak Didengar

Ria Rizki Nirmala Sari, Faqih Fathurrahman

Rabu, 11 Oktober 2023 | 19:24 WIB
Punya 7 Tuntutan, Massa Solidaritas Palestina Ancam Gelar Aksi Besar-besaran Kalau Tak Didengar
Massa aksi solidaritas Palestina membubarkan diri dari depan Kantor Kedubes Amerika Serikat, Rabu (11/10/2023). (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Ratusan demonstran di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat membubarkan diri usai melakukan aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina, buntut peperangan dengan Israel.

Pantauan Suara.com, massa bubar dari depan Kedubes Amerika Serikat sekira pukul 17.30 WIB. Satu persatu massa aksi bubar dengan tertib meninggalkan Kedubes Amerika.

Koordinator aksi, Buya Husein mengecam keras aksi serangan Israel terhadap Palestina. Bahkan, ia juga mengecam bakal melakukan aksi serupa dengan massa yang lebih besar jika aksi kali ini tidak didengar.

“Akan ada aksi-aksi selanjutnya,” kata Husein, di depan Kedubes Amerika Serikat, Rabu (11/10/2023).

Sebelumnya, massa juga sempat saling dorong dengan aparat kepolisian lantaran perwakilan dari mereka tidak diperkenan untuk bertemu dengan pihak Kedubes Amerika Serikat.

Aksi saling dorong dapat mereda saat pihak kepolisian menjembatani delegasi massa bertemu dengan pihak Kedubes Amerika.

Selain itu, massa juga sempat membakar bendera Amerika Serikat dan Israel. Bukan itu saja, massa turut membakar poster besar bergambar Presiden AS, Joe Bidden dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Massa aksi solidaritas untuk Palestina membakar bendera Amerika Serikat dan Israel di Jakarta. Aksi pembakaran bendera itu dilakukan saat massa berunjuk rasa di depan kantor Kedubes AS di Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. (Suara.com/Faqih)
Massa aksi solidaritas untuk Palestina membakar bendera Amerika Serikat dan Israel di Jakarta. Aksi pembakaran bendera itu dilakukan saat massa berunjuk rasa di depan kantor Kedubes AS di Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. (Suara.com/Faqih)

Sebelum meninggalkan Kedubes Amerika, massa sempat membacakan 7 tuntutan atas aksi solidaritas hari ini. Ketujuh tuntutan tersebut yakni:

1. Mendukung penuh operasi yang dilakukan HAMAS sebagai salah satu komponen perjuangan pembebasan Palestina terhadap penjajahan dan penindasan serta pendudukan tidak sah dan berkepanjangan dari rezim penjajah Yahudi Zionis Israel terhadap bangsa Palestina di tanah Palestina;

baca juga

2. Perlawanan yang dilakukan oleh HAMAS adalah bentuk bela diri atas kekejian dan begitu banyak pelanggaran Hak Asasi Manusia oleh penjajah Zionis Israel terhadap rakyat Palestina yang selama ini terus terulang dan dilindungi oleh Amerika Serikat dan negara-negara barat sekutu-sekutunya, hal ini juga dalam rangka mewujudkan kemerdekaan bangsa Palestina atas penjajahan Zionis Israel;

3. Perlawanan Rakyat Palestina terhadap Israel adalah pembelaan diri yang Sah sesuai Hukum Internasional bukan tindakan terorisme. Selama ini, justru penjajah Israel lah yang selalu melakukan tindakan teror terhadap rakyat Palestina dan selalu dilindungi oleh Amerika Serikat dan sekutunya;

4. Menuntut Pemerintah Indonesia untuk proaktif mendukung perjuangan Rakyat Palestina sesuai amanat Konstitusi UUD 1945 bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan;

5. Mengecam sikap tidak berimbang dan bias serta tidak profesional kepada media yang menyebut HAMAS sebagai Teroris;

6. Menyerukan kepada segenap negara Arab dan seluruh negara Islam di dunia agar bersatu padu membentuk Pakta Pertahanan Dunia Islam dengan mengirimkan tentaranya masing- masing bergabung dengan rakyat Palestina untuk mengusir penjajah Israel dari wilayah Palestina serta membebaskan Al-Aqsa dan bangsa Palestina dari penjajahan.

7. Menyerukan kepada seluruh Umat Islam untuk membaca Qunut Nazilah dalam salat lima waktu atas jatuhnya korban dari muslimin Palestina, Memboikot produk-produk terkait Israel, Memberi bantuan sosial seperti obat-obatan, makanan dan lainnya serta bersatu padu mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam membebaskan bumi Palestina dan Al Aqsa dari cengkraman penjajah Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakar Bendera Israel-AS,  FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Palestina di Jakarta

Bakar Bendera Israel-AS, FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Palestina di Jakarta

Video | Rabu, 11 Oktober 2023 | 19:40 WIB

Mesir Tutup Perbatasan, Tak Mau Terima Pengungsi dari Gaza

Mesir Tutup Perbatasan, Tak Mau Terima Pengungsi dari Gaza

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 19:08 WIB

PP Muhammadiyah Segera Kirim Surat ke Kemlu Soal Perang Palestina-Israel

PP Muhammadiyah Segera Kirim Surat ke Kemlu Soal Perang Palestina-Israel

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 17:36 WIB

FPI dan PA 212 Aksi Bela Palestina di Jakarta, Bendera Israel-AS Diinjak-injak hingga Dibakar

FPI dan PA 212 Aksi Bela Palestina di Jakarta, Bendera Israel-AS Diinjak-injak hingga Dibakar

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 17:33 WIB

Massa Aksi Solidaritas Palestina Dorong-dorongan dengan Polisi: Kurang Ajar, Kami Gak Diajak Masuk!

Massa Aksi Solidaritas Palestina Dorong-dorongan dengan Polisi: Kurang Ajar, Kami Gak Diajak Masuk!

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 16:54 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×