Dia juga menyebut sosok Sandiaga Uno yang lebih memilih berpindah partai ke PPP.
Dia menilai, kepindahan Sandiaga ke PPP sangat jelas memperlihatkan harapannya bisa dipilih menjadi cawapres di koalisi saat ini.
"Walaupun mungkin salah perhitungan itu, pasti dia sudah menghitung segala sesuatunya kan. Ya karena kelihatan banget dia, jelas pindah kan berarti harapannya kan jelas," jelasnya.
Menurutnya, Sandiaga yang merupakan pendatang baru di salah satu partai politik di koalisi tentu tidak mudah meyakinkan semua pihak. Apalagi dalam koalisi tersebut ada partai politik yang dominan yakni PDIP.
"Pertama beliau pendatang baru di salah satu partai politik koalisi. Di koalisi itu juga ada partai politik yang dominan PDI Perjuangan. Ya tentu meyakinkan semua pihak tidak mudah."
Namun, dia mengatakan bahwa sakit hati dalam politik itu bisa saja dipulihkan. Tinggal bagaimana kemudian kemauan dari orang yang merasa disakiti dan diduga menyakiti mau bertemu.
"Ya dipulihkan pasti bisa lah namanya orang kecewa kan pasti muncul, tinggal kemudian sekarang kan keamauan orang yang merasa sakit hati sama orang yang kemudian mau memaafkan mau mengobati itu semua, bisa ketemu nggak," katanya.
Kontributor : Ayuni Sarah