Suara.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem sekaligus Head Coach Timnas Anies-Muhaimin (AMIN) Ahmad Ali meminta maaf kepada Co-Captain Timnas AMIN Sudirman Said lantaran pernyataan antara kedua tokoh di tim pemenangan pasangan capres-cawapres nomor satu, memanas.
Ahmad Ali kemudian meminta maaf karena telah menyinggung personal Sudirman Said.
"Saya minta maaf kalau ada pernyataan saya menyinggung pribadi dia (Sudirman Said) kan," ujar Ali saat dihubungi, Senin (1/1/2024).
Selain itu, ia menegaskan bahwa secara pribadi tidak ada masalah dengan mantan Menteri SDM tersebut.
"Saya tidak pernah ada masalah dengan Sudirman Said, kemudian tiba-tiba muncul apa kemarin itu, tulisan. Rilis dia kan," ungkap Ali.
Ali meminta setiap anggota Timnas AMIN tidak membuat polemik hingga ke media. Dia juga meminta bila ada masalah, lebih baik diselesaikan di internal Timnas AMIN.
"Ke depannya saya sebagai Head Coach minta kepada sebuah tim setiap ada permasalahan jangan dipolemik dan di eksternal di media karena itu akan merugikan Tim AMIN," tutur Ali.
Lebih lanjut, Ali berharap tindakan saling menyerang di internal AMIN saat ini untuk dihentikan.
![Co-Captain Timnas AMIN, Sudirman Said. [Suara.com/Rakha]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/29/60938-co-captain-timnas-amin-sudirman-said.jpg)
"Dia menyerang Ahmad Ali di media, dia seperti menyerang AMIN sendiri kan, jadi saya pikir ini segera untuk dihentikan dan saya hari ini Timnas AMIN sendiri enjoy kok di sekretariat, kami enjoy-enjoy aja," jelas dia.
Internal AMIN Memanas
Sebelumnya diberitakan, hubungan Sudirman dan Ahmad Ali dalam beberapa waktu terakhir memanas. Keduanya berbeda pendapat terkait menjalin hubungan dan komunikasi dengan kubu paslon lain di Pilpres 2024.
Berawal dari Ali yang mengaku tidak akan menjalin hubungan dengan paslon lain selama Pilpres berlangsung. Ali ditanya terkait sikap kubu AMIN sebab usai debat cawpares seolah kompak menyerang kubu 02 bersama kubu 03.
"Kami tidak akan pernah bersekutu dengan kelompok lain selain dengan rakyat ya. Termasuk dengan 03, bagaimana kita bisa bersekutu, kita sedang bertanding," kata Ali ditemui wartawan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (26/12/2023).
Setelah itu, Ali ditanya kemungkinan merapatnya kubu AMIN dengan kubu 03 jika lolos dalam putaran kedua Pilpres. Namun, lagi-lagi Ali menegaskan bahwa belum ada rencana terkait tersebut.
"Lah iya dong, kita sedang bertanding. Lawannya kami ini, lawannya Anies ini Prabowo dan Ganjar. Terus mau berkomunikasi? Apa nggak ada orang paling tolol, ya itu lah kalau ada orang melakukan itu," jelas Ali.
Di sisi lain, Sudirman Said justru menyoroti sikap Ali yang seolah menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan paslon lainnya.
Mantan Menteri SDM itu merasa tidak yakin bahwa sikap Ali itu merupakan sikap Partai NasDem. Ia juga turut menyeret jabatan Ali sebagai Wakil Ketua Umum NasDem.
NasDem Berang
Sementara itu, dalam rilis resmi NasDem yang diterima Suara.com, disebutkan bila Sudirman merasa Ali sudah bertindak provokatif dan memancing keresahan, khususnya bagi para pendukung dan relawan AMIN.
Sekjen NasDem, Hermawi Taslim menyesalkan pernyataan dan sikap Sudirman terhadap Ali. Hermawi menegaskan bahwa baik Ali dan Sudirman kini sudah tergabung dalam satu tim pemenangan yakni Timnas AMIN.

"Kami menyesali pernyataan Sudirman Said yang masih membawa-bawa jabatan dan partai asal, padahal kita semua sudah melebur dalam TKN dalam jabatan masing-masing," ujar Hermawi dalam keterangannya, Jumat (29/12/2023).
Hermawi meminta Sudirman setidaknya berdiskusi dengan tim internal dan menjaga kehormatan Ali sebagai Wakil Ketua Umum NasDem.
Hermawi juga berharap Sudirman tidak lantas membawa-bawa jabatan Ali dan tidak mencampuri urusan internal NasDem.
"Sehingga yang disampaikan merupakan sikap dari partai. Sudirman seharusnya tidak mencampuri urusan internal Partai NasDem, karena dia juga bukan kader Partai NasDem," tutur Hermawi.
Menurut Hermawi, sejauh ini NasDem sudah memberikan kewenangan kepada Ali terkait urusan Pemilu 2024. Ia lantas menepis tudingan Sudirman yang sebelumnya menyatakan Ali bertindak provokatif dan meresahkan.
"Selama ini internal Partai NasDem tidak seperti yang disampaikan oleh Sudirman Said," ujarnya.