Emang Iya Debat Capres Ketiga Serang Personal?

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Senin, 15 Januari 2024 | 12:31 WIB
Emang Iya Debat Capres Ketiga Serang Personal?
Ilustrasi capres 2024: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Beberapa hari yang lalu, Presiden Joko Widodo berkomentar mengenai debat ketiga capres-cawapres pada Minggu (7/1/2024) lalu

Menurut Jokowi, debat capres-cawapres sebaiknya diformat lebih baik lagi ke depannya. Dia menyebut tidak masalah capres-cawapres saling serang, asalkan menyoal kebijakan, visi, dan misi.

"Debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu sehingga (berlangsung) hidup. Saling menyerang enggak apa-apa tapi (soal) kebijakan, policy, visinya yang diserang," kata Jokowi di Serang, Banten, Senin (8/1/2024).

"Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal saya kira enggak perlu. Nggak, enggak baik, tidak mengedukasi," tegasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai debat ketiga kurang menampilkan substansi gagasan para capres. Jokowi juga menyebut terlalu banyak saling serang antar capres dalam debat tersebut.

"Yang pertama, saya memang melihat, substansi dari visinya malah tidak kelihatan. Yang kelihatan justru saling menyerang, yang sebetulnya enggak apa-apa, asal (itu soal) kebijakan. Asal policy. Asal visi ya enggak apa-apa," jelas Jokowi.

"Tapi kalau yang sudah menyerang personal, pribadi yang tidak ada hubungan dengan konteks debat tadi malam, mengenai apa hubungan internasional, mengenai geopolitik, dan lain-lain saya kira kurang memberikan pendidikan, kurang mengedukasi masyarakat yang menonton," imbuhnya.

Keanehan

Capres nomor urut 1, Anies Baswedan mengaku terkejut Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ikut mengomentari debat capres di Istora Senayan pada Minggu (7/1/2024) malam. Ia mempertanyakan terkait maksud di balik komentar presiden itu.

baca juga

"Jadi saya malah agak terkejut Pak Presiden kok berkomentar soal debat ya? Jadi saya tidak mau berkomentar terlalu banyak, biar publik aja nanti yang menilai," kata Anies Baswedan di Gorontalo, Senin (8/1/2024).

Eks Gubernur DKI Jakarta itu juga merasa aneh jika Jokowi menganggap debat capres ketiga itu seolah ada serangan kepada personal. Anies justru membantah hal tersebut.

"Malah aneh kalau dipandang sebagai personal, ini sama sekali tidak ada yang personal, semuanya adalah tentang kebijakan. Bisa direview ulang kok apa yang kemarin dibahas," jelas Anies.

Ia menekankan bahwa hal-hal yang didebatkan adalah berkaitan dengan kebijakan sekaligus memberi ruang kepada masyarakat untuk menilai kinerja setiap kandidat.

"Semua soal kebijakan, kebijakan-kebijakan yang dilakukan dan ini adalah bagian dari publik bisa melakukan penilaian atas kebijakan-kebijakan yang dibuat," katanya.

Emang Iya Debat Ketiga Serang Personal?

Menganggapi hal ini, pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Airlangga, Suko Widodo mengatakan kalau dalam debat saling serang tidak masalah. Asal perkataannya berhubungan dengan konteks yang dibahas.

"Pertanyaan-pertanyaan itu kadang memang dibuat sengaja untuk membuat lawan agar mencari titik lemahnya," ungkapnya.

"Saya kira personal atau enggak itu relatif. Orang bisa mengatakan itu personal, tapi masih ada bahasan signifikan. Katakanlah Pak Prabowo waktu itu diserang oleh tanah dan dikaitkan dengan prajurit misalnya. Ya, Pak Prabowo cukup menjawan persoalan prajuritnya saja," imbuhnya.

Sang pengamat juga meminta agar pernyataan-pernyataan dalam debat jangan terlalu dibawa perasaan.

"Jangan terlalu ditarik dalam perasaan-perasaan baper yang kemudian membuat kita emosi," tuturnya.

Serangan dalam debat mungkin tak akan elok jika sudah masuk ke ranah fisik. Namun, pada debat kemarin menurut Suko masih wajar dan lagi-lagi kembali pada fungsi debat itu sendiri.

Seperti yang diketahui, kalau fungsi debat adalah untuk mempromosikan diri sendiri. Maka dari itu, taktik menyerang, memuji, dan mengkritisi tidak dilarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Gentar, Ganjar Usul Kasus Wadas Dibahas di Debat Cawapres: Kami Dilatih Bertanggungjawab!

Tak Gentar, Ganjar Usul Kasus Wadas Dibahas di Debat Cawapres: Kami Dilatih Bertanggungjawab!

Kotak Suara | Minggu, 14 Januari 2024 | 22:04 WIB

Biar Gak Kesulitan Jawab Istilah Sulit, Gus Imin Langsung Dimentori Sosok Ini Didebat Cawapres

Biar Gak Kesulitan Jawab Istilah Sulit, Gus Imin Langsung Dimentori Sosok Ini Didebat Cawapres

Kotak Suara | Minggu, 14 Januari 2024 | 11:50 WIB

Langkah Tegas KPU Setelah Undang Perempuan yang Teriak 'Anies Bacot' Saat Debat Capres

Langkah Tegas KPU Setelah Undang Perempuan yang Teriak 'Anies Bacot' Saat Debat Capres

Video | Minggu, 14 Januari 2024 | 11:55 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×