Polemik Penurunan Videotron Aniesbubble, Kpopers Ogah Dikaitkan dengan Anies Baswedan?

Galih Prasetyo

Kamis, 18 Januari 2024 | 10:15 WIB
Polemik Penurunan Videotron Aniesbubble, Kpopers Ogah Dikaitkan dengan Anies Baswedan?
Kolase foto Anies dan Kpopers [Istimewa]

Suara.com - Penurunan paksa videotron capres nomor urut 1 Anies Baswedan di sejumlah titik, salah satunya di Kota Bekasi jadi polemik. Padahal rencananya, videotron itu dijadwalkan tayang selama seminggu mulai dari 15-21 Januari 2024.

Papan reklame modern tersebut didesain khusus oleh Anies bubble @aniesbubble yang berkolaborasi dengan olpproject @olpproject. Video itu memperlihatkan Anies Baswedan ala oppa-oppa Korea.

Penurunan paksa videotron ini membuat Juru Bicara Timnas AMIN, Iwan Tarigan mengutuk keras tindakan tersebut. Meski Timnas AMIN juga klaim bahwa videotron ala oppa-oppa Korea itu dilakukan oleh pihak swasta.

Baca Juga:

Fantastik! Pendukung Anies Baswedan Kumpulkan Rp200 Juta dalam Penggalangan Termin 1

Kutuk Penurunan Paksa Videotron Aniesbubble Di Bekasi, Timnas AMIN: Kuat Dugaan Dilakukan Penguasa!

"Atas tindakan semena-mena ini kami Timnas AMIN mengutuk keras dan akan mengambil langkah-langkah hukum," kata Iwan kepada awak media.

Belakangan paslon nomor 1 Anies-Muhaimin (AMIN) memang disebut-sebut mendapat dukungan dari kelompok Kpopers, penggemar Kpop dan budaya Korea.

Pemasangan videtron Anies pun di-klaim para pendukung AMIN di sosial media sebagai bentuk dukungan dari Kpopers. Namun benarkah Kpopers berikan dukungan pada pasangan AMIN.

baca juga

Untuk diketahui, Kpopers mulai jadi trend hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia pada 2002 lalu. Nah, mereka yang suka dengan budaya Kpop Korea biasanya akan masuk ke dalam fandom.

Fandom sendiri jika merujuk pada kamus Cambridge memiliki arti kondisi seseorang menjadi penggemar sesuatu dan memiliki antusias besar.

Jika dikaitkan dengan industri musik dan budaya Kpop yang begitu hype belakangan, Fandom bisa diartikan sebagai kelompk penggemar yang menyukai grup atau idol tertentu.

Jumlah fandom di Indonesia sangat banyak. Dikutip dari sejumlah sumber, setidaknya ada 11 fandom terbesar di dunia, mulai dari Army, yang menjadi basis penggemar BTS. Ada juga Exo-L yang menjadi basis penggemar Exo.

Merujuk pada arti Kpopers dan Fandom tak heran jika kemudian klaim paslon Anies-Muhaimin mendapat dukungan dari komunitas dibantah.

Akun centang biru @zhajoon meminta Kpopers tidak disangkutpautkan dengan politik. "Jangan bawa² title kpopersnya," cuit akun tersebut membalas postingan akun @Mdy_Asmara1701 yang unggah videotron Anies dengan narasi totalitas anak-anak Kpopers dukung AMIN.

Cuitan dari akun @zhajoon kemudian dipertegas oleh netizen lain, apa memang benar Kpopers itu mendukung Anies. "Emang bener kpopers dukung Paslon 01? Serius bgt nih??" tanya akun @call***

"Ga juga makanya jgn bawa nama itu," jawab akun @zhajoon.

"That's it. Bisa g sih ga bawa2 kpopers dalam politik. Krn fandom (kpopers, wibu, bola, dll) sama sensitifnya dengan sara," sambung akun lainnya.

Penolakan Kpopers dikaitkan dengan Anies Baswedan pun disuarakan oleh akun Tiktok @chersahnn. Pengguna akun itu yang mengatakan bahwa ia jadi Kpopers sejak 2008.

Ia meminta agar tim sukses paslon tidak mengaitkan Kpopers atau idol Korea dengan kampanye Pilpres 2024.

"Gw perlu speak up lagi. Di mohon dengan sangat jangan pernah bawa-bawa idol Korea ke kampanye politik. Dan juga jangan bawa Kpopers ke kampanye politik," ucapnya.

Menurutnya sangat boleh jika tim sukses paslon seperti Anies membuat kampanye dengan ciri khas Kpopers atau gunakan bahasa Korea. Hal itu tidak melanggar hukum katanya.

"Misalnya dengan fotocard, light stick, atau saat live di-translate dengan bahasa Korea, itu boleh banget. Tapi kalau bilangnya itu Kpopers itu yang salah. Kpopers itu aja fandomnya banyak banget. Lebih baik tim sukses sebutkan saja langsung fandomnya," ungkapnya.

Ditegaskan olehnya bahwa tidak semua Kpopers itu mendukung Anies, menurutnya banyak juga yang dukung Prabowo ataupun Ganjar.

"Makanya jangan sebut Kpopers. Kenapa sih lebay banget, gw Kpopers dukung kok? Nah lebih baik sebut saja fandom kalian. Lo ngertikan etika Kpopers," tegasnya.

"Jauh-jauh deh gunakan nama Kpopers. Jaga-jaga aja ke depannya agar tidak terjadi kesalahpahaman," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Disambangi Ganjar-Mahfud, TPN Klaim Para Relawan Makin Yakin Bisa Menangkan Pilpres 2024

Efek Disambangi Ganjar-Mahfud, TPN Klaim Para Relawan Makin Yakin Bisa Menangkan Pilpres 2024

News | Kamis, 18 Januari 2024 | 09:47 WIB

Geram TGB Soal Narasi Pilpres Satu Putaran Untuk Hemat Uang Negara: Tidak Proporsional, Anggarannya Sudah Siapkan

Geram TGB Soal Narasi Pilpres Satu Putaran Untuk Hemat Uang Negara: Tidak Proporsional, Anggarannya Sudah Siapkan

Kotak Suara | Kamis, 18 Januari 2024 | 09:27 WIB

Nah Gitu Dong! Debat Boleh Panas, Prabowo Dan Anies Akhirnya Salaman Di Panggung Antikorupsi

Nah Gitu Dong! Debat Boleh Panas, Prabowo Dan Anies Akhirnya Salaman Di Panggung Antikorupsi

Kotak Suara | Kamis, 18 Januari 2024 | 08:58 WIB

Beda Pendidikan Mikail Baswedan dan Rahma Arifa, Anak Anies Baswedan dan Cak Imin yang Dijodoh-jodohkan

Beda Pendidikan Mikail Baswedan dan Rahma Arifa, Anak Anies Baswedan dan Cak Imin yang Dijodoh-jodohkan

Lifestyle | Kamis, 18 Januari 2024 | 08:08 WIB

Halo Wir, Gibran Akui Gim Favoritnya Karya Anak Bangsa A Space for the Unbound

Halo Wir, Gibran Akui Gim Favoritnya Karya Anak Bangsa A Space for the Unbound

News | Kamis, 18 Januari 2024 | 07:51 WIB

Terkini

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

×