Ganjar-Mahfud Tumbang di Kandang Sendiri, TPN Sindir Kubu Prabowo: Ada Permainan Uang?

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 16 Februari 2024 | 21:03 WIB
Ganjar-Mahfud Tumbang di Kandang Sendiri, TPN Sindir Kubu Prabowo: Ada Permainan Uang?
Politisi Senior PDIP Aria Bima. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Penjadwalan TPN Ganjar-Mahfud, Aria Bima mengatakan, bahwa telah terjadi anomali dalam perolehan suara pasangan capres-cawapres nomor urut 3. Mengingat perolehan suara Ganjar-Mahfud tak sinkron dengan perolehan suara PDIP di basis suaranya, seperti Bali dan Solo Raya.

Ia mensinyalir hal itu ditenggarai karena ada gerakan politik uang untuk memenangkan paslon tertentu dalam Pilpres 2024.

"Di saat kami konsentrasi melakukan Pileg, terjadi manuver untuk memenangkan salah satu palson di Pilpres yang duitnya gak nanggung-nanggung. Masih kami investigasi, antara Rp150 ribu, Rp300 ribu bahkan Rp400 ribu," kata Aria di Media Center Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024).

Menurutnya, gerakan seperti itu membuat pihaknya berpikir tak perlu ada lagi Pemilu berikutnya, termasuk Pilkada serentak 2024 September mendatang. Pasalnya, tak bakal ada lawan politik yang bisa menandingi gerakan politik uang tersebut.

"Kalau semacam ini sudah enggak ada Pilkada deh, enggak ada Pilwakot, Pilgub, Pilpres 2029, kalau kejadiannya masih seperti Pemilu 2024 ini. Percuma tahapan pemilu yang kita lakukan, mendingan oligarki monarki ditunjuk saja selesai. Ini mau pakai cara apa pun tidak akan bisa, mau sehebat apa pun capres nggak akan bisa melawan sistem kemenangan 02 ini," tuturnya.

Ia mencontohkan, adanya perbedaan suara PDIP dengan paslon Ganjar-Mahfud. Di Solo Raya PDIP menjadi partai terbanyak dipilih, tapi berbanding terbalik dengan perolehan suara Ganjar-Mahfud.

"Rekapnya sudah di atas 50 persen legislatif, kemudian Boyolali di atas 60 persen, kenapa Pak Ganjar memperoleh suara di Kota Solo tidak lebih dari 50 persen. Ini yang saya sebut anomali, ada sesuatu yang terjadi di luar kemampuan," katanya.

Hal serupa juga terjadi di Bali, di mana Ganjar-Mahfud tak bisa menang di salah satu kabupaten pun.

"Bahkan saya tidak menjadwakan Pak Ganjar Pak Mahfud ke Bali karena saya anggap sudah aman. Tidak ada satu pun kabupaten yang pak Ganjar bisa menangkan, kenapa? Ini sudah pertanyaan-pertanyaan yang harus kita jawab," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kakak Gibran Segera Jadi Wapres, Adik Kaesang Ucap Begini

Kakak Gibran Segera Jadi Wapres, Adik Kaesang Ucap Begini

News | Jum'at, 16 Februari 2024 | 20:50 WIB

Sirekap Bermasalah, Aria Bima PDIP Peringatkan KPU-Bawaslu: Jangan Main-main!

Sirekap Bermasalah, Aria Bima PDIP Peringatkan KPU-Bawaslu: Jangan Main-main!

Kotak Suara | Jum'at, 16 Februari 2024 | 20:26 WIB

TPN Dibikin Heran Bukan Kepalang, Ganjar-Mahfud Beneran Keok di Kandang Banteng

TPN Dibikin Heran Bukan Kepalang, Ganjar-Mahfud Beneran Keok di Kandang Banteng

Kotak Suara | Jum'at, 16 Februari 2024 | 20:17 WIB

Terkini

Kawal Data Desil Bermasalah, Warga Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

Kawal Data Desil Bermasalah, Warga Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:46 WIB

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:41 WIB

Liburan ke Vietnam Tanpa Banyak Drama, Ada Teknologi yang Bekerja Sebelum Pesawat Mengudara

Liburan ke Vietnam Tanpa Banyak Drama, Ada Teknologi yang Bekerja Sebelum Pesawat Mengudara

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap

Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Leony Vitria Dilamar Pacar Bulenya! Kotak Cincin jadi Sorotan

Leony Vitria Dilamar Pacar Bulenya! Kotak Cincin jadi Sorotan

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:26 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:22 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka, Bahlil Anggap Musibah dan Akui Tak Bisa Kontrol Semua Kader

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka, Bahlil Anggap Musibah dan Akui Tak Bisa Kontrol Semua Kader

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:20 WIB

×