Tak Mau Petugas Pemilu Meninggal Lagi saat Kerja 14 Jam, Menkes Usulkan 2 Hal Penting

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 19 Februari 2024 | 19:03 WIB
Tak Mau Petugas Pemilu Meninggal Lagi saat Kerja 14 Jam, Menkes Usulkan 2 Hal Penting
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sejumlah usulan agar tidak terjadi lagi petugas pemilu meninggal dunia pada Pemilu 2029 mendatang.

Usulan pertama yang disampaikan Budi ialah menjadikan skrining kesehatan sebagai syarat bagi orang-orang yang ingin mendaftar sebagai petugas pemilu berbadan ad hoc.

"Itu langkah pertama pencegahan yang kami ingin lakukan agar mereka benar-benar saat nanti jadi petugas itu kondisinya sehat sehingga kita bisa, kalau bisa meng-nol-kan jumlah ini (petugas yang meninggal dunia)," kata Budi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2024).

Selain itu, Budi juga mengusulkan agar dilakukan uji kesehatan keliling bagi petugas pemilu setiap 6 jam. Sebab, petugas pemilu disebut memiliki waktu kerja hingga 14 jam.

"Di puskesmas kecamatan cover TPS (tempat pemungutan suara) di kecamatan itu sehingga yang yang berisiko tinggi saja dulu seenggaknya bisa didampingi dan dicel," ujar Budi.

Menurut dia, pengecekan kesehatan bagi perugas pemilu cukup dengan pemeriksaan tekanan darah dan saturasi oksigen.

"Jadi, dua hal itu kalau bisa menjadi syarat untuk petugas yang beresiko kami identifikasi, kalau bisa setiap 6 jam kami cek," tegas dia.

Puluhan Petugas Meninggal

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkapkan hingga saat ini ada 71 orang petugas badan ad hoc penyelenggara pemilu yang meninggal dunia.

baca juga

"Para penyelenggara pemilu badan ad hoc, terutama pada peak season yang bebannya berat pada tanggal 14 Februari sampai 18 Februari 2024 jam 23.58 WIB. Dalam catatan kami, yang meninggal ada 71 orang," ungkap Ketua KPU Hasyim Asy'ari.

Lebih lanjut, dia kemudian merinci jumlah petugas yang meninggal dunia terdiri dari satu orang petugas panitia pemilihan kecamatan (PPK), dan panitia pemungutan suara (PPS) di tingkat kelurahan dan desa meninggal dunia sebanyak 4 orang.

"Kemudian, anggota KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan ara) di tingkat TPS (tempat pemungutan suara) ada 42 orang," ujar Hasyim.

"Kemudian, Linmas yang menjaga keamanan kegiatan pemungutan penghitungna suara di TPS yang meninggal ada 24 orang," tambah dia.

Petugas kesehatan dari Dinkes Sulsel saat bertugas memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan penyelenggara pemilu yang memiliki keluhan kesehatan [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]
Petugas kesehatan dari Dinkes Sulsel saat bertugas memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan penyelenggara pemilu yang memiliki keluhan kesehatan [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]

Lebih lanjut, Hasyim mengungkapkan ada 4.567 orang petugas penyelenggara pemilu badan ad hoc yang sakit dengan rincian petugas PPK yang sakit sebanyak 136 orang dan petugas PPS 696 orang.

"Kemudian, anggota KPPS di tingkat TPS ada 3.371 orang. Untuk Linmas yang sakit, ada 364 orang," tandas Hasyim.

Di sisi lain, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Herwyn Malonda mengungkapkan sebanyak 13 petugas pengawas pemilu meninggal dunia sepanjang 14 hingga 18 Februari 2024.

Bahkan, sebelum hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024, sudah ada 14 orang meninggal dunia sejak 2023 lalu.

"Meninggal dunia ada 27 dengan rincian 7 orang di 2023, 7 orang dari 1 sampai 13 Februari 2024," kata Herwyn, Senin (19/2/2024).

"13 orang dari 14 sampai 19 Februari. Saat ini yang masih proses terus laporannya dinamis masuk ke kami terus," tambah dia.

Herwyn mengungkapkan sejak 2023 hingga hari ini, total ada 1.322 pengawas pemilu yang dalam penanganan kesehatan. Sebanyak 177 mendapatkan rawat jalan, 147 rawat inap, dan yang mengalami kecelakaan sebanyak 71 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komeng: Dengan Komedi, Trigger untuk Kebahagiaan

Komeng: Dengan Komedi, Trigger untuk Kebahagiaan

Video | Senin, 19 Februari 2024 | 17:00 WIB

Bawaslu Ungkap 13 Pengawas Pemilu Meninggal Dunia Sejak Hari Pemungutan Suara, Apa Penyebabnya?

Bawaslu Ungkap 13 Pengawas Pemilu Meninggal Dunia Sejak Hari Pemungutan Suara, Apa Penyebabnya?

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 17:53 WIB

KPU Umumkan 71 Anggota Penyelenggara Pemilu Badan Ad Hoc Meninggal Dunia

KPU Umumkan 71 Anggota Penyelenggara Pemilu Badan Ad Hoc Meninggal Dunia

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 17:08 WIB

Cara Cek Hasil Perhitungan Suara Pemilu Legislatif DPRD Kota Kabupaten 2024, Pantau di Sini!

Cara Cek Hasil Perhitungan Suara Pemilu Legislatif DPRD Kota Kabupaten 2024, Pantau di Sini!

Lifestyle | Senin, 19 Februari 2024 | 17:07 WIB

PKS Geser PDIP dan Gerindra! Hasil Real Count Dapil Neraka Jakarta II Mengejutkan!

PKS Geser PDIP dan Gerindra! Hasil Real Count Dapil Neraka Jakarta II Mengejutkan!

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 16:55 WIB

Terkini

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Ekonomi Vietnam Bakal jadi Raja di ASEAN, Indonesia Terancam Turun Kasta

Ekonomi Vietnam Bakal jadi Raja di ASEAN, Indonesia Terancam Turun Kasta

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308

Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis

Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:53 WIB

×