Akan Gelar PSU di Kuala Lumpur, Bawaslu dan KPU Rapat untuk Pastikan Data Pemilih Sore Ini

Senin, 26 Februari 2024 | 17:15 WIB
Akan Gelar PSU di Kuala Lumpur, Bawaslu dan KPU Rapat untuk Pastikan Data Pemilih Sore Ini
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali bertemu untuk mempersiapkan pemungutan suara ulang atau PSU di Kuala Lumpur, Malaysia.

PSU diselenggarakan bagi para pemilih di Kuala Lumpur yang sebelumnya terdaftar sebagai pemilih via pos dan kotak suara keliling (KSK).

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan pertemuan ini akan dilangsungkan di kantor KPU RI, Senin (26/2/2024) sore.

"Teman-teman KPU sekarang lagi mengkaji, kemudian dalam beberapa hari ke depan akan ada proses di Kuala Lumpur," kata Bagja di Kantor DKPP, Jakarta Pusat.

Sebagaimana rekomendasi Bawaslu, pemilu ulang ini harus dimulai kembali dari tahapan pemutakhiran daftar pemilih. Sebab, pemungutan suara melalui pos dan KSK di Kuala Lumpur tak dihitung karena ada masalah serius dalam pendataan daftar pemilih tetap (DPT).

Temuan Bawaslu menunjukkan dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) oleh Panitia Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPLN) Kuala Lumpur pada 2023 lalu, hanya sekitar 12 persen pemilih yang dicoklit dari total sekitar 490.000 pemilih yang perlu dicoklit.

Dengan begitu, pada hari pemungutan suara, jumlah daftar pemilih khusus (DPK) atau pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT mencapai sekitar 50 persen di Kuala Lumpur.

Bagja mengaku akan mendorong KPU agar pemutakhiran ulang daftar pemilih di Kuala Lumpur bisa betul-betul memastikan kejelasan alamat para pemilih.

"Nah kami berharap KPU memperbaiki pemutakhiran daftar pemilih di Kuala Lumpur. Memang agak mepet pada saat ini, tapi ini penting untuk pembelajaran ke depan," ujar Bagja.

Baca Juga: Bawaslu Belum Bisa Ungkap Dugaan Jual Beli Surat Suara Di Malaysia, Rahmat Bagja: Saya Nggak Bisa Ngomong

"Usul dari ada beberapa teman untuk menghilangkan metode pos di Kuala Lumpur, pertimbangannya ya nanti setelah pemutakhiran daftar pemilih. Ini baru ketahuan metode tepatnya apa," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI