Diprediksi Ada 3 Poros, PDIP dan PKB Bakal jadi Rival Anies di Pilkada Jakarta?

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 11 Juli 2024 | 14:38 WIB
Diprediksi Ada 3 Poros, PDIP dan PKB Bakal jadi Rival Anies di Pilkada Jakarta?
Eks Gubernur DKI Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhro)

Suara.com - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Adi Prayitno memprediksi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta bakal diikuti tiga pasangan Calon Gubernur (Cagub)-Calon Wakil Gubernur (Cawagub). Partai politik (Parpol) di Jakarta disebutnya akan membentuk tiga poros nantinya.

Tiga poros itu adalah pengusung Anies, lalu Koalisi Indonesia Maju (KIM), dan ketiga diisi oleh bentukan koalisi baru PKB dan PDIP.

"Pilkada Jakarta bagi saya sangat mungkin akan ada tiga poros ya. Yakni porosnya KIM, porosnya Anies Baswedan dan poros yang akan dibuat oleh PDIP dan PKB," ujar Adi kepada Suara.com, Kamis (11/7/2024).

PDIP dan PKB DKI saat ini merupakan dua partai yang sudah mengajukan Anies Baswedan sebagai Cagub DKI kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai masing-masing. Namun, belum ada keputusan dari DPP apakah akan mendukung Anies atau tidak.

PKS resmi mengusung Anies Baswedan dan Sohibul Iman untuk Pilkada Jakarta 2024. [Dok. PKS]
PKS resmi mengusung Anies Baswedan dan Sohibul Iman untuk Pilkada Jakarta 2024. [Dok. PKS]

Menurut Adi, jika PKS ngotot tetap ingin memasangkan Anies dengan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman, maka PKB dan PDIP akan membuat poros baru. Kemungkinan, kata Adi, PKS akan menggandeng NasDem untuk berkoalisi.

"PDIP dan PKB ini sangat mungkin develop ya terkait dengan soal kemungkinan siapa yang mendampingi Anies kalau PKS ngotot misalnya dengan proposal politiknya Anies dan sohibul iman, dan Anies lebih memilih bersama dengan PKS dan mungkin Nasdem, maka Anis yang akan maju dengan PKS dengan Nasdem," ucapnya.

"Sementara PKB dan PDIP yang relatif tidak setuju dengan proposal PKS yaitu duet anies dengan sohibul iman ya sangat mungkin akan menjadi poros politik sendiri," lanjutnya.

Prediksi ini disebutnya bisa saja salah apabila nantinya PKS rela tak memasangkan kadernya sebagai wakil Anies. Pada akhirnya, Pilkada DKI jadi diikuti dua poros yakni KIM melawan pendukung Anies.

"Kecuali nanti ada titik kompromi bahwa wakil Anies Itu adalah bisa dari PDIP bisa dari PKB bisa dari NasDem, maka poros ketiga tidak akan mungkin terwujud," pungkasnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paslon Independen di Pilkada Jakarta, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Lolos Verifikasi Administrasi KPU

Paslon Independen di Pilkada Jakarta, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Lolos Verifikasi Administrasi KPU

Kotak Suara | Rabu, 10 Juli 2024 | 14:20 WIB

Diduetkan PKS Bareng Sohibul Iman di Pilkada Jakarta, Pendukung: Itu Rezeki Anies, Bukan Penghambat

Diduetkan PKS Bareng Sohibul Iman di Pilkada Jakarta, Pendukung: Itu Rezeki Anies, Bukan Penghambat

News | Senin, 08 Juli 2024 | 21:25 WIB

Pilkada Jakarta: Kader PDIP hingga PKS Masuk Radar Cagub Pilihan PSI Jaksel, Siapa?

Pilkada Jakarta: Kader PDIP hingga PKS Masuk Radar Cagub Pilihan PSI Jaksel, Siapa?

Kotak Suara | Senin, 08 Juli 2024 | 17:35 WIB

Jagokan Deddy Corbuzier Nyagub di Pilkada Jakarta, PSI Jakbar: Otot Politiknya Kuat

Jagokan Deddy Corbuzier Nyagub di Pilkada Jakarta, PSI Jakbar: Otot Politiknya Kuat

Kotak Suara | Senin, 08 Juli 2024 | 14:34 WIB

Terkini

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

×