Dharma-Kun Bisa Jadi Faktor Pilkada DKI Berlangsung Satu atau Dua Putaran, Ini Penjelasannya

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Rabu, 20 November 2024 | 11:34 WIB
Dharma-Kun Bisa Jadi Faktor Pilkada DKI Berlangsung Satu atau Dua Putaran, Ini Penjelasannya
Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Nomor Urut 2, Dharma Pongrekun - Kun Wardana saat menghadiri debat ketiga Pilkada Jakarta 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Keunggulan elektabilitas Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Nomor Urut 3 Pramono Anung-Rano Karno atas Pasangan Cagub-Cawagub Nomor Urut 1 Ridwan Kamil-Suswono belum bisa memastikan bahwa Pilkada Jakarta berlangsung dalam satu putaran.

Meski elektabilitas Pramono-Rano mencapai 43 persen dan Ridwan Kamil-Suswono sebesar 34,8 persen, masih ada prasyarat yang harus diperhatikan dalam Pilkada Jakarta. Hal tersebut tertuang dalam hasil survei yang dilakukan oleh PolMark Indonesia.

Dalam kesimpulan dari hasil surveinya, PolMark Indonesia menyatakan bahwa kecenderungan Pilkada bakal berlangsung dalam satu putaran apabila Pasangan RIDO mengalami penurunan dan Pramono-Anung naik dalam sisi elektabilitas hingga mencapai lebih dari 50 persen suara.

"Kemungkinan terjadinya pilkada satu putaran ini ikut terdukung oleh 'tertahannya' elektabilitas Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto pada angka yang tidak signifikan," tulis hasil survei yang diterima Suara.com.

Sebaliknya, Pilkada Jakarta akan berjalan dua putaran, meski kecil kemungkinannya, apabila elektabilitas Pramono-Rano tidak menunjukan kenaikan atau melanda. Kondisi tersebut berbarengan dengan Pasangan RIDO mengalami rebound.

"Kemungkinan Pilkada dua putaran ini bisa makin diperbesar jika Dharma-Kun berhasil mendongkrak elektabilitasnya secara signifikan," tulis hasil survei tersebut.

Sebelumnya diberitakan, elektabilitas Pramono-Rano mencapai 40,3 persen, pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) 34,8 persen, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana 3,2 persen.

"Merahasiakan pilihan, tidak tahu, tidak menjawab 21,7 persen," tulis hasil survei tersebut, dikutip Selasa (19/11/2024).

Dalam survei ini, PolMark Indonesia melibatkan 1.200 responden yang berdomisili di Provinsi Jakarta dan telah memiliki hak memilih. Survei dilakukan pada periode 7 November 2024 hingga 15 November 2024 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Adapun Margin of Error sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulama dan Habib Ikutan Kumpul, Pramono-Rano Sarapan di Rumah Anies: Ketawa Bareng hingga Pose Tiga Jari

Ulama dan Habib Ikutan Kumpul, Pramono-Rano Sarapan di Rumah Anies: Ketawa Bareng hingga Pose Tiga Jari

Kotak Suara | Rabu, 20 November 2024 | 11:17 WIB

Survei PolMark Indonesia: Elektabilitas Pramono-Rano Unggul, RIDO Kedua, Dharma-Kun Stagnan

Survei PolMark Indonesia: Elektabilitas Pramono-Rano Unggul, RIDO Kedua, Dharma-Kun Stagnan

News | Selasa, 19 November 2024 | 22:04 WIB

Acuhkan Lembaga Survei karena Berbayar, Dharma-Kun Lebih Percaya Pooling Netizen: Elektabilitas Kami 68 Persen

Acuhkan Lembaga Survei karena Berbayar, Dharma-Kun Lebih Percaya Pooling Netizen: Elektabilitas Kami 68 Persen

Kotak Suara | Minggu, 17 November 2024 | 18:58 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×