Loyalis Anies Baswedan Reiza Patters menyoroti pernyataan dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang mempersoalkan langkah yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ihwal pengajuan proposal perdamaian Rusia-Ukraina di forum internasional.
Adapun Hasto meyakini bila nanti bakal capres PDIP Ganjar Pranowo terpilih sebagai pemimpin negara, kejadian proposal Indonesia ditolak di dunia internasional tak akan terjadi.
Hal ini ditanggapi Reiza Patters dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Reiza Patters mengatakan bahwa Anies Baswedan pun demikian. Bahkan menurutnya, Anies Baswedan tidak akan ditolak di dunia internasional lantaran reputasinya yang membawa harum nama Indonesia di forum internasional.
"Apalagi Anies, dengan reputasi internasionalnya yang harum bawa nama Indonesia.. Gimana sih PDIP ini..," ujar Reiza Patters dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Reiza_Patters, Kamis (8/6).
Sementara itu, diketahui, Prabowo Subianto sempat menyampaikan proposal resolusi perdamaian untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina saat hadir dalam forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue di Singapura, Sabtu (3/6/2023) lalu, tapi proposalnya ditolak pihak Ukraina.
Menurut Hasto, jika Ganjar yang berbuat demikian, tentunya tidak akan ada penolakan.
"Dan kalau Pak Ganjar, kalau Pak Ganjar bersikap, tidak akan terjadi kekeliruan ada penolakan proposal, itu tidak ada. Karena ini tradisi bangsa," kata Hasto.
Hasto menyebut sebenarnya Indonesia sudah memiliki pemahaman akan geopolitik. Karena itu, dari sejak awal PDIP sudah menanamkan geopolitik Soekarno yang masih relevan untuk Indonesia sampai hari ini ke seluruh kader partai, termasuk Ganjar Pranowo.
Terlepas dari itu, soal reputasi Anies terkait internasional, pemerhati politik kebangsaan, Rizal Fadillah menilai bahwa Anies Baswedan tidak akan mempermalukan Indonesia alam forum-forum internasional.
Menurutnya, sosok Anies Baswedan paling pas untuk memimpin Indonesia pada Pilpres 2024 mendatang.
"Anies memang unggul. Kualitas akademik, reputasi politik, maupun stabilitas emosi cukup mumpuni. Belum lagi nilai tambah dari kesantunan dan relijiusitasnya," ujar Rizal Fadillah melalui opininya seperti yang dikutip dari KBAnews.
"Jika Anies Baswedan menjadi Presiden, nampaknya rakyat Indonesia tidak akan dipermalukan dalam forum-forum Internasional," pungkasnya.