Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti pernyataan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe yang membeberkan tiga alasan partainya mendukung bakal calon presiden (bacapres) PDIP Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 di Pilpres 2024 mendatang.
Hal ini ditanggapi Yusuf Dumdum dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Yusuf Dumdum menyebut bahwa alasan dari Hary Tanoe itu bersifat sesuai kenyataannya.
"Realistis!," ucap Yusuf Dumdum dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @yusuf_dumdum, Sabtu (10/6).
Sementara itu, Hary Tanoe mengungkapkan bahwa setidaknya ada tiga alasan utama, sehingga pihaknya memutuskan mendukung gubernur Jawa Tengah itu di pesta demokrasi nanti.
Alasan pertama, Hary Tanoe mengungkapkan bahwa tempat Ganjar bernaung, yaitu PDIP merupakan satu-satunya partai politik (parpol) yang memiliki kepastian untuk bisa mendukung bakal capres di Pilpres 2024.
"Kenapa PDIP? Karena PDIP adalah partai yang paling siap saat ini, yang memenuhi presidential threshold 20 persen untuk mengusung bakal capres. Jadi ada satu kepastian untuk kita memulai satu perjuangan," kata Hary Tanoe di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2023).
Kedua, kata Hary Tanoe, Perindo dan PDIP memiliki filosofi ideologi yang sama, yakni Pancasila.
Terakhir, figur Ganjar diyakini menerima tingkat keterpilihan yang tinggi di mata masyarakat dalam memilih presiden RI selanjutnya.
"Bapak Ganjar Pranowo adalah figur yang kita tahu sangat diterima masyarakat, masih muda dan paling penting memiliki komitmen utnuk melanjutkan pembangunan yang sudah baik," ungkapnya.
"Itu adalah tiga hal yang melatarbelakangi kenapa kami memutuskan bekerja sama politik dengan PDIP," imbuhnya.