Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau dikenal Dokter Tifa menyoroti sejumlah upaya yang disebut-sebut sebagai bagian dari penjegalan majunya sosok dari Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Hal itu ditanggapi melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Dokter Tifa heran lantaran berbagai macam cara sudah dilakukan oleh kubu pemerintah untuk menghanguskan tiket pencapresan yang dimiliki oleh mantan menteri pendidikan itu.
Kemudian, Dokter Tifa mengungkit sejumlah dinamika perpolitik, dari niatan cawe-cawe sosok dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga upaya politik merangkul yang direncanakan oleh PDI Perjuangan (PDIP).
"Semua mereka dilakukan. Mulai dari cawe-cawe, konsolidasi, koalisi, bujuk sana sini," ungkap Dokter Tifa dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya, Senin (12/6).
Lebih lanjut, Dokter Tifa pun berpendapat bahwa laju dukungan pada Anies Baswedan semakin menakutkan.
"Semakin menunjukkan, laju dukungan kepada @aniesbaswedan semakin menakutkan," imbuhnya.
Sementara itu, diketahui bahwa banyak sejumlah manuver kontroversial yang telah dilakukan oleh kubu pemerintah, salah satunya adalah politik merangkul oleh PDI Perjuangan (PDIP).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto baru-baru ini membenarkan bahwa pihaknya tengah menilai kualitasnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sosok tersebut rupanya disebut-sebut bisa menjadi cawapres dari Ganjar Pranowo. Hal ini dikatakannya merupakan hasil masukan dari Puan Maharani.
"Ketika ada masukan itu, ya menjadi tanggung jawab dari kami untuk disampaikan ke publik," kata Hasto kepada wartawan di sela hari ketiga Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ketiga PDI-P, Kamis (8/6/2023).