Kaesang Pangarep yang diisukan bakal maju sebagai calon wali kota (cawalkot) Depok menjadi sorotan pengamat politik.
Langkahnya mungkin terhenti sebagai calon yang gagal karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah demisioner saat pemilihan digelar.
"Saya amati Gibran Rakabuming di Solo, Bobby Nasution di Medan, menang saat Jokowi masih menjadi presiden," kata Ujang Komaruddin kepada KompasTV, dikutip Liberte Suara, Selasa (13/6/2023).
Meskipun, tambahnya, Gibran dan Bobby tidak memiliki pengalaman dalam politik. Namun nyatanya kekuatan Jokowi mampu membawa keduanya menjadi kepala daerah di kota masing-masing.
Ujang mengatakan, Kaesang tidak akan "menikmati" keistimewaan Jokowi. Pemilihan kepala daerah (pilkada) Depok digelar November 2024, sedangkan Jokowi sudah demisioner atau tidak menjadi presiden per Oktober 2024.
Sebaliknya, petahana kuat Kota Depok, Partai Keadilan Sejahter (PKS) akan mengambil alih permainan.
Apalagi, Anies Baswedan yang didapuk sebagai calon presiden (capres) 2024 memenangkan pemilihan umum (pemilu) tahun itu.
"Jika Anies maju dan menang, ini akan menguatkan posisi PKS sehingga PKS semakin kuat di Depok," ujarnya.
Kecuali, tambahnya, jika ada capres yang didukung langsung oleh Jokowi menang, hal ini akan menguntungkan Kaesang.
Baca Juga: Sandy Walsh, Pemain Naturalisasi Paling Tak Beruntung di Timnas Indonesia
"Capres didukung Jokowi menang berpotensi menguatkan (Kaesang). Karena berpolitik juga melihat di belakang layar, tidak hanya di depan," pungkasnya.