PSI Dilabeli 'Partai Politik Gak Tahu Diri', Ade Armando Pasrah, Bungkam Kalau Lawannya PDIP?

Suara Liberte

Kamis, 15 Juni 2023 | 22:51 WIB
PSI Dilabeli 'Partai Politik Gak Tahu Diri', Ade Armando Pasrah, Bungkam Kalau Lawannya PDIP?
Kaesang Pangarep dan Giring Ganesha (Twitter/@Giring_Ganesha)

Kaesang Pangarep diisukan bakal maju sebagai calon wali kota (cawalkot) Depok dengan dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Namun PSI menemui hambatan ketika PDI Perjuangan ikut berkomentar terkait rencana pengusungan putra bungsu Presiden Joko Widodo dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Depok.

Politiku PSI Ade Armando merespons PDIP. Ia mengaku bahwa partainya membutuhkan waktu relatif lama untuk dapat menggolkan harapan memajukan Kaesang sebagai cawalkot. 

"Buat PSI sendiri, kita butuh waktu yang cukup lama untuk menggolkan harapan kami untuk memajukan nama Kaesang sebagai calon wali kota di Kota Depok tahun depan," kata Ade kepada MetroTV dikutip Liberte Suara, Kamis (15/6/2023).

Sebelum meneruskan rencana terhadap Kaesang, Ade mengingatkan bahwa ada urusan lebih penting antara PSI dan PDIP untuk diselesaikan dahulu masalahnya.

Ia mengaku tidak dapat menerima kembali tuduhan yang dilayangkan partai bergambar banteng dalam logonya itu.

"Urusan dengan PDIP memang harus diselesaikan. Kita tentu enggak mau sampai dituduh lagi sebagai partai politik (parpol) enggak tahu diri mengajukan nama Kaesang," terangnya.

Ade juga tidak menampik kemungkinan bahwa Kaesang bersedia masuk ke PDIP. 

"Jadi kita lihat ada sejumlah skenario. Satu adalah barangkali Kaesang maju lewat PDIP dan kita mendukung, ya," jelas Ade, yang juga merupakan pegiat media sosial.

baca juga

Namun PSI tetap optimis dengan kemungkinan bahwa Kaesang dapat maju melalui PSI ketika tidak dengan PDIP. 

"Kedua adalah kalau pun tidak lewat PDIP maka PSI lah yang akan menjadi motor utama untuk majunya kaesang. Artinya PSI harus membangun koalisi dengan parpol lain," imbuhnya.

Skenario terakhir yang akan diajukan PSI, kata Ade, adalah mendukung Kaesang melalui jalur independen. Ini tidak mudah karena memerlukan usaha dua kali lipat dari sebelumnya.

"Kalau (PSI) kurang dukungan minimal 20% (suara), maka kita majukan Kaesang lewat independen, tetapi perlu effort lagi. Ini mengumpulkan suara, kalau tidak salah, sekitar 60.000-80.000 KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk bisa memajukan nama Kaesang," pungkas politikus PSI itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekjen PDIP Akui PPP Sudah Sodorkan Nama Sandiaga Sebagai Cawapres Ganjar Sebelum Resmi Jadi Kader Kabah

Sekjen PDIP Akui PPP Sudah Sodorkan Nama Sandiaga Sebagai Cawapres Ganjar Sebelum Resmi Jadi Kader Kabah

News | Kamis, 15 Juni 2023 | 21:05 WIB

Soal Pertemuan Puan dan AHY, Hasto PDIP: Moga-moga Dilaksanakan dalam Waktu Dekat

Soal Pertemuan Puan dan AHY, Hasto PDIP: Moga-moga Dilaksanakan dalam Waktu Dekat

Kotak Suara | Kamis, 15 Juni 2023 | 20:52 WIB

Hadapi Sistem Proporsional Terbuka, PDIP Susun Strategi Hindari Kanibalisme Politik

Hadapi Sistem Proporsional Terbuka, PDIP Susun Strategi Hindari Kanibalisme Politik

Kotak Suara | Kamis, 15 Juni 2023 | 20:31 WIB

Terkini

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×